nfl jerseys outlet 90 Negara Mengikuti Konferensi Donor UNRWA di Roma | KISPA

90 Negara Mengikuti Konferensi Donor UNRWA di Roma

Category: Berita 11 0

Juru Bicara Badan Bantuan dan Pemberdayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Sami Mushasha mengatakan bahwa 90 negara akan mengikuti konferensi donor, yang akan diselenggarakan di ibukota Italia Roma pada hari Kamis ini, yang disponsori dan atas undangan Swedia, Yordania dan Mesir.

Sami menambahkan bahwa dukungan besar internasional ini untuk membahas penyelamatan UNRWA dari krisis. Meskipun sulit diprediksi hasil konferensi  ini, namun optimisme didasarkan kepada partisipasi luas ini dan bobot negara-negara yang mengundang konferensi.

Konferensi ini dijadwalkan akan dihadiri Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Federica Mugrini.

Penasehat media untuk UNRWA, Adnan Abu Hasna mengatakan bahwa konferensi tersebut sangat penting. Konferensi ini akan diadakan di tingkat menteri luar negeri di dunia, untuk membahas krisis keuangan utama yang dialami oleh UNRWA dan ancaman eksistensinya setelah pengurangan dukungan dana dari Amerika. Dia memperingatkan bahwa berlanjutnya defisit keuangan yang dialami UNRWA, akan memiliki implikasi yang serius dan menimbulkan tragedi pada situasi kemanusiaan dan pelayanan yang diberikan kepada pengungsi Palestina.

Sementara itu menurut Direktur Operasi Gaza Matthias Shamali, “Jika UNRWA tidak dapat menutupi defisit anggarannya pada bulan Mei mendatang, maka layanannya kepada para pengungsi Palestina akan berisiko.” Dia menjelaskan, “Jika beberapa negara tidak memberikan kontribusi baru untuk membantu UNRWA memberikan layanan pokok, maka layanan ini akan berada dalam bahaya.” Dia menegaskan bahwa urgensi Konferensi Roma terletak pada kehadiran negara-negara anggota yang telah memberi otoritasi kepada UNRWA.

Dia mengingatkan bahwa defisit utama keuangan UNRWA ini tidak hanya karena pengurangan dana Amerika saja, namun beberapa negara Arab yang belum memberikan kontribusi mereka kepada lembaga PBB ini.

“Sejauh ini, kami belum menutup institusi-institusi kami, dan kami belum mengambil keputusan apapun untuk itu,” imbuhnya Shamali, seraya menyatakan bahwa lembaga PBB tersebut dapat menutup tahun ajaran saat ini.

Dia menilai bahwa pencabutan blokade “Israel” atas Gaza dan keberhasilan rekonsiliasi Palestina dapat membuat perubahan signifikan dalam realita penduduk Jalur Gaza.

Dia menyebutkan bahwa UNRWA telah mengambil beberapa langkah untuk terus memberikan bantuan pangan kepada para pengungsi sampai Juni mendatang, di mana UNRWA telah berhenti menerbitkan kontrak pengangguran baru tahun ini. Sejak Januari lalu, UNRWA telah menghentikan perpanjangan semua kontrak pegawainya, terutama mereka yang telah mencapai “masa pensiun” 60 tahun.

Shamali menyatakan bahwa sebagian besar pengungsi Palestina di Gaza hidup di bawah ancaman kemiskinan. Dia menyebut usulan Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu agar pengungsi Palestina diserahkan ke UNHCR adalah ide dan gagasan gila.

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 1 juta dari total 1,3 juta pengungsi Palestina di Jalur Gaza, mereka hidup dengan menerima bantuan pangan UNRWA. Sebanyak 77% pengungsi Palestina di Jalur Gaza hidup di bawah garis kemiskinan.

“Mandat kami tidak akan berakhir kecuali ada solusi yang tepat untuk masalah pengungsi Palestina,” katanya. Dia menyatakan, “Ada rasa khawatir bahwa kita tidak dapat terus memberikan layanan karena tidak ada dana, dan bukan karena tidak ada mandat.” Dia menyerukan agar blokade Jalur Gaza dicabut. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment

Breno Giacomini Womens Jersey