Artikel

Hari Ke 2 Israel Larang Warga Luar Al-Quds Shalat Shubuh Di Al-Aqsa

Pasukan Israel melanjutkan larangan hari ke 2, bagi warga dari luar kota tua Al-Quds, tidak boleh menunaikan sholat subuh di kawasan Masjidil Aqsha.

Menurut sumber di lokasi, pasukan Israel secara intensif memasang barikade militer di sekitar gerbang kota tua dan kawasan Masjidil Aqsha, serta melarang warga dari luar kota tua tidak boleh sholat subuh di Masjidil Aqsha.

Di saat yang sama penjajah Israel mengincar warga Al-Quds dan mereka yang bersiaga di Al-Aqsha, lewat penangkapan, deportasi dan penerapan denda, dengan tujuan untuk menjauhkan warga Al-Quds dari Masjidil Aqsha, dan membiarkan Al-Aqsha menjadi santapan lezat para pemukim yahudi dan proyek permukimannya.

Warga kota Al-Quds memilih bersiaga di Al-Aqsha, hal ini dianggap mengganggu kebijakan Israel, yang berupaya mengambil kendali Al-Aqsha, dan memperluas kekuasaannya dari sepanjang gerbang Al-Quds sampai Al-Aqsha.

Namun segenap warga Al-Quds pantang menyerah dalam mempertahankan sikapnya menghadapi konspirasi Israel, meski harus menjadi korban penangkapan dan penganiayaan, dideportasi dari Masjidil Aqsha dan kota Al-Quds, serta dicekal dan rumah-rumah mereka menjadi sasaran penggeladahan berulang kali.

Aksi penyerbuan masuk makin intensif dilakukan para pemukim yahudi ke Masjidil Aqsha, dengan dalih peringatan tahun baru Israel, menggunakan seragam khusus taurat, dengan pengawalan pasukan Israel, dan pengetatan masuk bagi warga Palestina ke Masjidil Aqsha.

Organisasi Kuil Yahudi menyebarkan undangan kepada segenap ekstrimis yahudi untuk menyerbu masuk Masjidil Aqsha dengan segenap cara yang memungkinkan selama hari raya yahudi.

Dalam laporan berkala yang dilansir biro media Hamas di Tepi Barat, terjadi eskalasi pelanggaran Israel di Tepi Barat dan Al-Quds selama bulan Agustus lalu, terutama pelanggaran terhadap tempat suci dan serbuan masuk para pemukim yahudi ke Masjidil Aqsha.

Laporan tersebut menjelaskan, pasukan Israel dan para pemukim yahudi melakukan 24 pelanggaran terhadap rumah ibadah dan tempat suci, sementara jumlah pemukim yahudi yang menyerbu masuk Masjidil Aqsha mencapai 1599 orang. (mq/pip/ad)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top