Jumat ke-12 Intifadhah, Luka Dalam Konfrontasi-konfrontasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza

Category: Berita 8 0

Kispa.Org (Ramallah/Gaza) : Sejumlah konfrontasi sengit meletus usai Jumat siang lalu (18/12) dengan pasukan Israel penjajah di sejumlah titik di Tepi Barat dan timur Jalur Gaza. Sejumlah warga mengalami luka dan lainnya sesak nafas. Di Hebron, enam warga terluka oleh peluru logam dalam bentrokan dengan pasukan Israel di gerbang Betumar di utara Hebron. Pasukan Israel melepaskan peluru tajam, bom gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Pasukan Israel juga melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang ikut mengarak jenazah salah satu korban di Betumar usai shalat jumat. Bentrokan juga meletus di wilayah Ras Jaurah di Hebron, para pemuda melempari dengan batu setelah Israel menembaki mereka dengan peluru dan gas air mata.

Di Ramallah, bentrokan terjadi setelah Israel melakukan tidakan represif terhadap aksi anti pemukiman yahudi dan tembok rasial di Belain dan Nalain. Lembaga Bulan Sabit Merah mengumumkan, enam warga terluka dalam bentrokan dengan Israel di Betlehem setelah Israel menembaki puluhan pemuda yang menggelar unjuk rasa di gerbang Betlehem.

Sejumlah peserta unjuk rasa mengalami luka. Bentrokan juga terjadi di baldah Taqu Berlehem dan Tulkarm. Bentrokan di Jalur Gaza, pasukan Israel mulai menembaki dengan gas air mata dan peluru ke arah sekelompok pemuda yang bergerombol di kamp Buraij di dekat zona isolasi aman Israel.

Hasil Intifadhah sementara itu, Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina menegaskan dalam salinan pernyataan yang diterima oleh Pusat Informasi Palestina bahwa hingga Jumat korban luka mencapai 14.680 orang di Tepi Barat, Al-Quds dan Jalur Gaza, 1380 kuka peluru tajam, 3022 oleh peluru karet, 9811 sesak nafas oleh gas air mata, 454 oleh pukulan, 7 ditabrak dan 6 dibom. Jumlah korban yang gugur syahid mencapai 126 orang, 26 bocah dan 5 wanita. (aaa/infopalestina)

Related Articles

Add Comment