ICC Buka Penyelidikan Terhadap Para Pemimpin Israel

Category: Berita 6 0

ICC Buka Penyelidikan Terhadap Para Pemimpin Israel

kispa.org – Kepala Departemen Urusan Negosiasi organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, mengatakan, bahwa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada tahun 2016 ini, akan membuka penyelidikan pelanggaran Israel terhadap rakyat Palestina.

Erekat menegaskan sambutannya dalam radio Aljazair pada hari Selasa (12/1/2016). Ia mengatakan, bahwa enam file yang diserahkan ke ICC sudah mulai diselidiki. File itu, berhubungan dengan masalah penahanan warga Palestina, perluasan pemukiman ilegal, agresi Gaza, eksekusi di luar hukum, insiden pembakaran keluarga Dawabsheh, dan lain-lain.

Erekat menunjukkan, setelah Resolusi Sidang Umum PBB 67/19 pada tanggal 29 November 2012. Palestina menjadi negara non pengamat di PBB.

Menurut resolusi itu, Palestina diakui sebagai negara yang dijajah oleh Israel, dengan Yerusalem sebagai ibukotanya. Palestina memiliki batas-batas wilayah yang jelas, sebelum penjajahan terjadi pada tahun 1967. Ini, memungkinkan Palestina untuk mengajukan keanggotaan di 532 organisasi internasional.

“Semua pelanggaran yang dilakukan Israel ini, jelas, merupakan suatu pelanggaran hukum,” tegas Erekat

Erekat menyatakan, jika dirinya mengepalai komite agung nasional, yang bertanggung jawab untuk menindak lanjuti ICC.

“Setelah membuka penyelidikan awal. Sekarang, kita mengharapkan keputusan untuk melakukan investigasi terhadap para pemimpin Israel di tahun 2016 ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, kedamaian di Timur Tengah tidak akan tercipta tanpa berdirinya negara Palestina.

Sebelumnya, Saeb Erekat tiba di Aljazair pada hari Ahad (10/1/2016). Ia akan melakukan kunjungan kerja selama empat hari, atas undangan negara itu.

Dikutip PIC, kedatangan pejabat Palestina ini disambut baik oleh Ramtane Lamamra, Mentri Luar Negri Aljazair. (mrr/islampos)

Related Articles

Add Comment