Hampir 2.500 Orang Meninggalkan Gaza Selama Gerbang Rafah Dibuka

Category: Berita 63 0

rafah gerbangkispa.org – Hampir 2.500 orang meninggalkan Gaza selama tiga hari pembukaan persimpangan Rafah dengan Mesir. Kesempatan langka bagi warga Gaza untuk meninggalkan daerah kantong diblokade.

Pada hari Selasa(16/2/2016), Hamas menyatakan 2.439 orang meninggalkan Gaza selama tiga hari, sementara 1.122 orang masuk ke Gaza.

Perbatasan ditutup lagi pada hari Selasa membuat warga Gaza bersedih, semikian Arab News.

Mesir awalnya membuka perbatasan untuk kasus-kasus kemanusiaan selama dua hari dari Sabtu. Tetapi diperpanjang untuk satu hari hingga Senin.

Sebelum Sabtu, persimpangan telah ditutup selama 70 hari, kata Kementerian Dalam Negeri Hamas. PBB menyatakan 30.000 orang Palestina yang memiliki “kasus kemanusiaan” berusaha untuk meninggalkan Gaza. Banyak warga Gaza yang membawa koper berat.

Sarah Abu Karesh, seorang wanita yang menunggu di persimpangan Rafah, mengatakan kepada AFP ia telah berusaha meninggalkan wilayah itu selama berbulan-bulan.

Perbatasan Rafah adalah satu-satunya akses keluar Gaza yang tidak dikontrol oleh Israel. Persimpangan Rafah terbuka selama pemerintahan Presiden Mesir Muhammad Mursi memimpin, di mana gerakan Ikhwanul Muslimin memiliki hubungan dekat dengan sesama Islam Hamas. Namun, ketika pemerintahan Al-Sisi persimpangan ini ditutup. (mrr/islampos)

Related Articles

Add Comment