Teriakan “Marah” Korban Agresi Israel Tuntut Pasokan Semen ke Gaza

Category: Berita 14 0

Kispa.Org (Gaza) : Rabu (20/4) pagi, puluhan warga yang rumah mereka hancur akibat agresi Zionis, berunjuk rasa di depan markas Komisaris Tinggi PBB di Gaza. Mereka meminta pasokan semen ke Gaza agar bisa membangun kembali rumah-rumah mereka yang hancur.

Aksi ini melibatkan anak-anak, laki-laki dan wanita. Mereka membentangkan poster-poster yang menuntut hak mereka dan pembebaskan blokade secara total atas Jalur Gaza. Mereka menilai blokade adalah “kejahatan perang” dan PBB yang paling bertanggung jawab atas hal itu.

Intishar Abu Nashir, korban agresi Zionis yang rumahnya hancur sejak 8 tahun lalu, meminta dunia agar bergerak untuk membangun kembali rumahnya. Dia mengatakan, “Mati dengan bermartabat lebih mulia dan terhormat dari pada hidup terhina karena meminta, menyeru dan mengharap.” Dia menegaskan bahwa berlanjutnya blokade dengan sendirinya akan meledakkan kemarahan orang-orang yang diblokade.

Para pengunjuk rasa membakar sejumlah ban mobil di depan markas komisaris tinggi PBB sambil mengekspresikan kemarahan mereka atas pencegahan pasokan semen ke Jalur Gaza yang dilakukan penjajah Zionis.

PM Zionis Benjamin Netanyahu sebelumnya telah mengeluarkan keputusan penghentian pasokan semen ke Jalur Gaza setelah pihak penjajah Zionis menemukan terowongan milik perlawanan Palestina di barak militer Zionis di timur Khanyunis.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum Mufid Hasayinah, Jalur Gaza sangat membutuhkan sekitar 210 ribu ton semen agar proyek rekonstruksi tetap berjalan khususnya untuk pembangunan kembali rumah-rumah yang hancur akibat agresi Zionis yang didanai oleh para donatur. (aaa/infopalestina)

Related Articles

Add Comment