6 Tahun Peringatan Mavi Marmara, Gaza Masih Diblokade

Category: Berita 16 0

mavi marmara ihhkispa.org – Tak terbesit dalam benak para relawan Turki pada 31 Mei 2010 jadi saksi sejarah kekerasan pasukan Israel penjajah. Mereka berlayar di sepanjang lautan di dalam kapal Mavi Marmara. Malam itu pasukan Israel menghujani mereka dengan senapan otomatis dari kapal perangnya. 10 relawan pun tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Harapan para relawan dunia internasional ke Gaza di atas 11 konvoi kapal Freedom Flotilla hanyalah membuka blokade Gaza melalui laut. Namun kapal terbesar Mavi Marmara yang berisi 581 aktivis perdamaian dan kemanusiaan yang sebagiannya berasal dari Turki menjadi korban pembantaian. 10 orang relawan Turki tewas, sebagian luka, sebagian ditangkap dan sebagian dikembalikan dengan alasan masuk wilayah Israel tanpa izim resmi.

Operasi militer Israel menghadang aksi pembukaan blokade Gaza dinamai “Angin Langit” di perairan Laut Meditrania. Para relawan yang membawa bahan bantuan, kebutuhan medis dan sebagian bahan bangunan dihadang ke Gaza. Tindakan anti kemanusiaan Israel pun mendapat kecaman dan kritik dunia. Banyak pihak yang meminta dilakukan investigasi terhadap pejabat Israel dan diseret ke mahkamah internasional.

Tuntutan Pembebasan Blokade

Pemerintah Turki langsung bereaksi atas tragedi Mavi Marmara dengan mengusir dubes Israel di Turki dan menurunkan level keterwakilannya dalam hubungan dengan Israel ke level dua. Hubungan militer dan ekonomi dengan Israel pun diputus oleh Turki pada 2 September 2011. Kemudian pada 22 Maret 2013, PM Israel Benjemin Netanyahu mengajukan permintaan maaf resmi kepada PM Turki kala itu, Receb Tayeb Erdogan. Israel mengakui ada kesalahan operasi dan penyikapan terhadap Freedom Flotilla. Israel berjanji membayar denda untuk keluarga korban dengan konpensasi tidak ada tuntutan ke jalur hukum.

Pembahasan hubungan bilateral normalisasi Turki – Israel masih berlangsung. Namun Ankara memberikan syarat agar Israel membebaskan Jalur Gaza dari blokade, seperti tegas juru bicara Partai Kebebasan dan Keadilan (AKP) yang kini berkuasa.

Peringatan Mavi Marmara di Gaza

Memperingati 6 tahun serangan terhadap Mavi Marmara, puluhan warga Palestina di Gaza menggelar aksi unjuk rasa dan simpati di dekat tugu peringatan syuhada kapal Mavi Marmara di pelabuhan Gaza. Mereka mengibarkan poster gambar dan nama korban dari warga Turki.

Kantor Badan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) Muhammad Kaya menegaskan dalam aksi unjuk rasa itu, “Hari ini diperingati tragedy syuhada kapal Mavi Marmara yang menjadi korban untuk kepentingan Palestina dan pembebasan blokade”.

Syuhada Turki itu meninggalkan semuanya di dunia untuk membebaskan Jalur Gaza yang diblokade oleh Israel. Ia menyerukan faksi-faksi Palestina untuk bersatu membebaskan Palestina, tegasnya.

IHH adalah badan bantuan kemanusiaan Turki yang bekerja di 120 negara yang dibentuk pada 1992 untuk membantu muslim Bosnia dan memberikan bantuan muslim lainnya di seluruh dunia, termasuk Gaza, Palestina.

Jalur Gaza sendiri diblokade Israel sejak Hamas menang pemilu Palestina pada Januari 2006 dan blokade makin ketat pada Juni 2007. (mrr/infopalestina)

Related Articles

Add Comment