Sejumlah Pihak Khawatirkan Serbuan Permukiman Baru di Al-Quds

Category: Berita 37 0

kispa.org – Komite perlawanan tembok rasial dan permukiman yahudi di Al-Quds mengkhawatirkan serbuan permukiman baru Israel di wilayah Palestina, terutama di Al-Quds terjajah.

Hamdi Dziyab, ketua komite perlawanan kepada pusat Infopalestina mengatakan, pemerintah Zionis saat ini, paska mundurnya menteri perang Evigdor Liberman semakin mudah melakukan aneksasi dan penjajahanya di wilayah Palestina terutama di zona C yang merupakan wilayah terluas yang dimiliki Palestina di Tepi Barat sebanyak 60 % dari wilayah keseluruhan Tepi Barat. Wilayah tersebut dikuasi oleh militer Israel secara langsung. Wilayah tersebut tunduk pada keputusan militer Zionis sebagai jalan utama untuk memuluskan perluasan permukiman.

Keputusan terakhir pemerintah Zionis yang akan menggelontorkan 900 juta shekel untuk perluasan permukiman Zionis di Al-Quds yang baru selain untuk mengembangkan permukiman yang telah ada sebelumnya.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan mereka ini terbentang hingga tahun 2020 bahkan proyek pengembanganya hingga tahun 2030 dan 2050 dari grand disain mereka yang belum terungkap. (aaa/Infopalestina)

Related Articles

Add Comment