Israel Deportasi Penjaga Masjid al-Aqsha Selama 2 Bulan

Category: Berita 15 0

kispa.org – Posisi penjajah Zionis pada hari Selasa (6/9) menyerahkan surat perintah pendeportasian kepada salah seorang penjaga masjid al-Aqsha hingga akhir bulan Oktober mendatang.

Penjaga masjid al-Aqsha Hamzah Namr kepada kantor berita “Quds Press” menyebutkan bahwa polisi penjajah Zionis menangkapnya pada hari Senin (5/9) dari daerah pintu al-Amud di tengah kota al-Quds dan diperiksa di pusat penahanan Qashla di barat kota.

Dia menambahkan bahwa mereka menuduh dirinya membahayakan orang Yahudi yang menyerbu masjid al-Aqsha dan mereka menyampaikan akan mengambil langkah-langkah yang semestinya untuk mencegah hal itu di hari-hari yang akan datang.

Dia menyatakan bahwa mereka telah datang pada selasa pagi dan menyerahkan surat pendeportasiannya dari masjid al-Aqsha selama dua bulan. Dan dia dilarang sama sakali masuk kantor dinas wakaf Islam di al-Quds.

Polisi penjajah Zionis berusaha mengosongkan masjid al-Aqsha dari semua orang. Di awal-awal mereka kosongkan dari para jamaah yang bersiaga di dalam masjid dan sekarang mereka mengosongkannya dari para penjaga yang menghadang setiap tindakan para pemukim Yahudi yang memprovokasi dan berusaha menggelar ritual Talmud.

Dia menyebutkan ada sejumlah penjaga masjid al-Aqsha dan pegawai wakaf Islam yang dideportasi atas keputusan kepolisian penjajah Zionis. Selain yang ditahan di penjara penjajah Zionis.

Dalam pekan-pekan yang akan datang akan terjadi ketegangan sengit di masjid al-Aqsha, karena adanya perayaan hari-hari raya Yahudi, yang biasanya akan dilakukan serangkaian penyerbuan secara massal ke masjid al-Aqsha dan para jamaah dicegah ke dalam area masjid al-Aqsha. (mrr/infopalestina)

Related Articles

Add Comment