Isham Yusuf Serukan untuk Membantu Dukungan pada Freedom Flotilla 4

Category: Berita 5 0

kispa.org – Ketua Dewan Umum Rakyat untuk Mendukung Gaza, Isham Yusuf menyerukan agar menjadikan hari Jum’at luka hingga tibanya kapal solidaritas wanita ke Jalur Gaza, yang diperkirakan tiba pada awal Oktober, sebagai hari-hari untuk membantu dukungan bagi Freedom Flotilla 4 dan meminta agar armada tersebut dilindungi.

Yusuf menegaskan pentingnya terus mendukung Gaza dan menggalang dana untuk membela kapal “Harapan” sebagai ganti dari kapal yang rusak pada saat dilepas dari pelabuhan Barcelona dan sulit untuk diperbaiki agar bisa menyusul kapal Zaituna yang telah berangkat ke Jalur Gaza.

Dia menegaskan pentingnya menjadikan khutbah-khutbah pada hari Jum’at sebagai sarana untuk menyampaikan pesan “kebebasan untuk Gaza” dan menghimpun sumbangan di masjid-masjid guna membantu armada dan membeli kapal baru.

Yusuf mengatakan bahwa Freedom Flotilla ini adalah upaya damai untuk mengakhiri penderitaan orang-orang yang diblokade (di Jalur Gaza) dan para wanita yang berpartisipasi di dalamnya di antaranya adalah penerima hadiah nobel perdamaian dan para aktivis di lebih dari 20 negara.

Yusuf kembali menegaskan bahwa selama 10 tahun blokade, sekitar dua juta warga di Jalur Gaza hidup terkurung pemblokiran darat, laut dan udara. Blokade ini merupakan hukuman masal dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Semua itu seharusnya sudah cukup untuk menggerakkan dunia untuk mengakhiri blokade ini.

Sejumlah organisasi solidaritas kemanusiaan internasional yang berada di bawah Aliansi Armada Kebebasan (Freedon Flotilla) belum lama ini memberangkatkan kapal-kapal salidaritas kemanusiaan yang melibatkan 30 aktivis wanita, yang sebagiannya adalah pemenang nobel perdamaian.

Tujuan dari konvoi armada ini adalah untuk menembus blokade ilegal yang diberlakukan penjajah Zionis terhadap Jalur Gaza yang sudah berlangsung hampir 10 tahun. Tujuan lainnya adalah untuk melihat langsung penderitaan warga Gaza yang hidup dalam penjara besar terbuka akibat blokade Zionis, secara khusus adalah penderitaan kaum wanita Palestina yang mengalami dampak dari blokade dzalim ini. (mrr/infopalestina)

Related Articles

Add Comment