Presiden Bolivia Evo Morales: Israel Penghasut Perang Paling Barbar di Dunia

Category: Berita 11 0

kispa.org – Tujuan utama kemanusiaan seharusnya dengan “menghapuskan” kapitalisme dan imperialisme, kata kepala negara Bolivia tersebut.

Pada Hari Perdamaian Internasional, Presiden Bolivia Evo Morales mengecam kebijakan imperialis dan penghasutan oleh Israel beserta Amerika Serikat dalam kunjungannya ke Majelis Umum PBB di New York pada Kamis.

“Kebijakan penghasutan Israel mungkin merupakan contoh paling barbar di dunia,” kata Morales dikutip laman  time24.no-ip.net, Selasa (27/09/2016).

Dengan keras ia juga mengecam serangan Israel pada penduduk sipil Palestina.

“Kita harus menghentikan genosida yang terjadi pada penduduk Palestina.”

Bagi AS, mereka harus secepatnya menghentikan blokade terhadap Kuba dan memperbaiki kepulauan, kata dia.

Imperialisme dan kapitalisme merupakan akar dari masalah kemanusiaan yang dihadapi di abad ke 21 ini, dia menambahkan, serta tujuan utama kemanusiaan harus dengan “menghapuskan” kapitalisme.

“Kapitalisme merupakan musuh terburuk kehidupan dan kemanusiaan, serta bagi generasi masa depan; itu menghancurkan Ibu Bumi; mengonsentrasikan kekayaan hanya ke tangan beberapa pihak; dan menghasilkan kemiskinan yang luar biasa,” dia mengatakan pada para pemimpin dunia.

“Jika kita tidak segera membangun sistem yang lain bagi masyarakat, kita akan menggantikan perkembangan berkelanjutan dengan kematian berkelanjutan,” dia memperingatkan.

Banyak orang di dunia merupakan pengungsi maupun orang yang terlantar, dikarenakan pemanasan global atau karena peperangan dan konflik, sementara lebih dari 800 juta orang di dunia kelaparan,” dia menyatakan. “Ini merupakan wajah dari kapitalisme.”

“Kita mengecam kekerasan dan terorisme tetapi untuk mengatasi terorisme kita harus mengatasi akar dari masalah tersebut: kekayaan yang hanya terkonsentrasi di tangan beberapa pihak: semakin besar kemiskinan dan ketidakadilan, semakin besar pula diskriminasi, yang akan menyebabkan kekerasan. (mrr/hidayatullah)

Related Articles

Add Comment