Al-Qassam: Pembebasan Tawanan Hanya Soal Waktu

Category: Berita 16 0

kispa.org – Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam menegaskan bahwa hukuman yang diberlakukan penjajah Zionis terhadap eks tawanan Nail Barghotsi tidak bernilai sama sakali untuknya.

Juru bicara al-Qassam Abu Ubaidah mengatakan bahwa hukuman yang dikeluarkan atas petinggi Hamas Nail Barghotsi adalah hukum yang tidak ada dan tidak bernilai baginya. Dia menegaskan bahwa al-Qassam keputusannya adalah pembebasan para tawanan.

Dia menambahkan bahwa Brigade al-Qassam telah memutuskan untuk membebaskan para tawanan. “Masalahnya, dengan izin Allah, hanyalah soal waktu saja,” tegasnya.

Nail Barghotsi (59) berasal dari desa Kober di propinsi Ramallah. Paling lama menghabiskan masa penahanannya di penjara Zionis hingga selama 36 tahun dan dijalani 34 tahun secara berturut-turut.

Pengadilan militer penjajah Zionis mengembalikan masa hukuman sebelumnya sebelumnya dia dibebaskan dalam pertukaran tawanan tahun 2011 setelah mendekam selama 36 tahun di penjara Zionis.

Penjajah Zionis kembali menangkap sejumlah eks tawanan yang dibebaskan dalam pertukaran tawanan tahun 2011 lalu, dari seribuan tawanan yang divonis hukuman tinggi yang dibebaskan dalam pertukaran dengan pembebaskan serdadu Zionis Gilad Shalit yang disandera di perbatasan Gaza pada tahun 2006 lalu dan disandera pelawanan selama lima tahun.

Beberapa waktu lalu Brigade al-Qassam merilis foto 4 serdadu Zionis yang disandera perlawanan dan menolak memberikan detail informasi tentang mereka tanpa ada harga yang harus dibayar oleh pihak penjajah Zionis.

Hamas mensyaratkan, setiap perundingan pertukaran tawanan tidak akan terjadi kecuali didahului dengan pembebasan eks tawanan yang dibebaskan dalam pertukaran tahun 2011 yang ditangkap kembali oleh penjajah Zionis baru-baru ini. (mrr/pip)

Related Articles

Add Comment