Human Rights Tuduh Israel Cegah Timnya Masuk Jalur Gaza

Category: Berita 16 0

1663435368Kispa,org – Gaza – Organisasi “Human Rights Watch” menuduh pemerintah Zionis mencegah para stafnya yang bekerja di bidang dokumentasi pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia (HAM), keluar atau masuk Jalur Gaza.

Human Rights Watch mengatakan bahwa pembatasan Zionis ini menimbulkan keraguan seputar klaim-klaim bahwa otoritas militer Zionis berpedoman pada organisasi-organisasi Ham sebagai sumber penting informasi dalam penyelidikan kriminalnya dalam kasus kejahatan-kejahatan serius yang mungkin dilakukan dalam perang Gaza tahun 2014.

Sikap Human Rights Watch ini muncul setelah diterbitkan laporan dengan judul “Tidak Ingin atau Tidak Mampu: Pembatasan Israel pada Aktivis HAM Keluar Masuk Jalur Gaza”. Dalam laporan ini didokumentasikan larangan Otoritas Zionis kepada para pengawai Human Rights Watch “secara sistematis” keluar-masuk Jalur Gaza. Meskipun sudah tidak ada “kecurigaan keamanan”.
Human Rights Watch menyatakan, Mesir juga memberlakukan pembatasan tegas melewati perbatasan Mesir dengan Jalur Gaza. Human Rights Watch menyerukan kepada biri pengadilan pidana internasional untuk memperhatikan pembatasan ini dalam kerangka untuk melakukan pemeriksaan awal situasi di dalam wilayah Palestina.

Sejak tahun 2008, Human Rights Watch hanya sekali para stafnya yang berkewarganegaraan asing diizinkan masuk ke Jalur Gaza melalui Israel, dalam kunjungan pada September 2016.
Human Rights Watch meminta kepada otoritas Zionis untuk mengakhiri larangan menyeluruh ini dan agar semua orang Palestina diizinkan kelur dan masuk Jalur Gaza. (pip/aa)

Related Articles

Add Comment