Trump Akan Akui Al-Quds Sebagai Ibu Kota Isael Akhir Mei

Category: Berita 67 0

Kispa.Org – koran Yedeot Aharonot yang berbahasa Ibrani menyebutkan, Presiden Amerika, Donald Trump dalam kunjungan ke Tel Aviv akan mengakui secara resmi Al-Quds sebagai ibu kota bagi Israel. Namun ia tidak akan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Al-Quds, sebagaimana janjinya saat pemilu kemarin.
Menurut situ koran ini, Kamis (27/4) Trump akan mengumumkan sikapnya pada kunjunganya mendatang ke Tel Aviv yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir Mei, hal mana ditegaskan Gedung Putih bahwa pihaknya masih akan mempelajarinya.

Diperkirakan Presiden Amerika ini akan mempublikasikan dukunganya terhadap pendirian negara Palestina di samping Israel dengan tujuan mendorong upaya inisiatif damai regional. Sejak didirikanya tahun 1948 Israel ini senantiasa dibantu secara politik oleh Amerika. Sepanjang kebijakanya AS belum pernah mengakui kedaulatan kota Al-Quds sebagai milik bangsa Palestina, walau sejumlah pimpinan Amerika datang silih berganti.

Selama kampanye pemilu kemarin, Trum berjanji dan berulang-ulang menegaskan niatnya akan memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Al-Quds, hal mana menimbulkan gelombang penolakan dari bangsa Palestina tentunya. Koran menambahkan, delegasi Trump terdiri dari 25 pejabat akan tiba di Tel Aviv untuk memulai rencana lawatan pertamanya, Trump ke luar negeri. Direncanakan dia akan mengunjungi Israel dan Palestina dalam lawatanya selama 36 jam akhir Mei nanti. Ia akan ditemani anak perempuanya, Ivanka dan saudaranya, Grad Crusner.

Dalam kaitan ini juga, Trump akan mengunjungi Jordania dan Saudi Arabia yang memainkan peranan penting dalam setiap langkah kebijakan AS untuk perdamaian regional. Pekan depanya, Trump akan menerima kunjungan Mahmud Abbas di Gedung Putih, sebagai pembukaan awal bagi pertemuan tinggat tinggi bersama Benyamin Netanyahu serta sejumlah perwakilan negara-negara Arab lainya. Menurut jadwal kedubes Amerika yang untuk Israel, David Fredman akan berkunjung ke Al-Quds pada 15 Mei. (aaa/Pusat Informasi Palestina)

Related Articles

Add Comment