Menteri Perumahan: Gaza Alami Krisis Kependudukan Parah

Category: Berita 13 0

Kispa.Org (Gaza) – Deputi menteri pekerjaan dan perumahaan Gaza, Ibrohim Ridhwan mengatakan 4000 siswa telah mengajukan dirinya untuk mendapat sumbangan dari keluarga yang tak mampu. Sementara 17000 penduduk dari kalangan menengah ke atas tidak mendapat tunjangan perumahan atau memperbaiki rumah mereka. Ia menegaskan, 60 % perumahan di Gaza perlu pembangunan satuan perumahan minimal. Ridwan mengisyaratkan, kondisi perekonomian Gaza sangat sulit, setiap hari jumlah keluarga miskin terus bertambah. Mereka tak punya penghasilan, tak mampu memperbaiki rumah mereka yang rusak atau kembali membangun tempat tinggalnya. Akibatnya kehidupan mereka jauh dari layak, baik secara kesehatan, ekonomi, lingkungan maupun sosialnya.

Sementara itu, pihaknya mempunyai dua program untuk menghadapi krisis ini. pertama, terkait kasus sosial, kedua terkait perolehan pemasukan menengah dan terbatas. Satu-satunya proyek yang bisa dilakukan pihaknya untuk menaungi keluarga miskin dan kondisi sosial mereka adalah, program perlindungan berupa pendanaan dari Turki untuk pengembangan TIKA, mencakup pembangungan 320 unit rumah di wilayah Hijir Dik, wilayah tengah.

Pihaknya juga dalam hal ini telah menentukan standarisasi bagi pemanfaatan proyek tersebut, terkait dengan pemasukan dan jumlah keluarga, serta keperluan dan kondisi perumahaan saat ini. Pemilihan keluarga calon penerima bantuan didasarkan pada tidak ada orang yang menanggung beban keluarga. Atau mereka yang menderita sakit, cacat. Mereka adalah termasuk ke dalam 267 kasus sosial, 19 kasus rumah rusak total yang tak memungkinkan untuk dibangun kembali, 34 kondisi khusus yang mengalami kemiskinan saat musim dingin atau rumahnya hancur saat pelaksanaan proyek pemerintah seperti pembangunan jalan dan lainya. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment