Ilmu Farmasi; Gaza dahului London, Aneh Tapi Fakta Baru

Category: Berita 35 0

Kispa.Org (Gaza)  Rada aneh dan asing judul di atas. Bagaimana Gaza yang diblokade dan kehabisan energi akibat krisis bertubi-tubi bisa mendahului London, kota termaju dan terbuka. Namun faktanya, pelajar-pelajar jurusan kedokteran di Gaza mulai mempelajari “ilmu farmasi (obat-obatan)” dengan metode lebih modern dari yang dipelajari di perguruan-perguruan tinggi di Inggris Raya.

Awal Gagasan
Dr. Jihad Hammad, dokter sekaligus akademisi dan juga wakil dekan fakultas kedokteran di Universitas Islam Gaza berinisiatif mengembangkan pengajaran ilmu farmasi di peguruan tersebut dengan metode baru. Ia mengajak mahasiswa mencari video-video atau potongan pengajaran yang modern di internet namun tidak menemukannya.

Hammad kemudian memiliki gagasan menciptakan video pengajaran modern dalam bidang ini yang selama ini dianggap peaing sulit dan kompleks di dunia. Hammad menyatakan, tidak ada di perguruan tinggi manapun yang memiliki system pengajaran integral dalam bidang ilmu farmasi.

Pertama di Dunia
Hammad menyatakan, setelah selama tiga tahun membangun situs internet dan mengembangkannya, pihaknya bisa mengubah perkulihan yang monoton menjadi video audio visual. Ini menjadi proyek pertama sejenis di dunia dari segi integrasi dan kelengkapannya.

Dokter Palestina ini menyatakan, pihaknya mampu menyelesaikan itu dalam kunjungan observasi ke Universitas KCL di London selama tujuh bulan dalam program “persahabatan”  yang didanai oleh Lembaga Kerjasama di Palestina.

Hammad menandaskan, gagasan mengembangkan situs yang menconversi perkuliaan ilmu farmasi menjadi gambar bergerak (visual) mendapatkan apresiasi dari ketua program studi ilmu farmasi di universitas KCL yang merupakan prodi farmasi terbaik kelima di dunia. Dengan demikian, proyek yang digagas Hammad ini menjadi terbaik di dunia.

Prestasi
Hammad yang bekerja selama 8 tahun di perguruan tinggi Islam di Gaza terlihat bangga dengan negerinya dengan prestasi yang diraihnya ini. Para pelajar di Gaza pun sangat membanggakannya. Sampai-sampai sebagian mahasiwa mempertanyakan apakah Hammad benar-benar berasal dari Gaza. Sebab dunia saat ini sedang membutuhkan perubahan yang dibuat oleh Hammad yang sempat membuat tercengang pelajar asing di London.

Methode pengajaran ciptaan Hammad ini membantu mahasiswa lebih fokus dalam menerima materi. Hammad mengisyaratkan, website yang dibangunnya kini telah dikunjungi oleh 40 ribu kunjungan dan halaman interennya ada yang mencapai hampir satu juta view, meski tak ada iklan khusus. Situs ini akan menjadi salah satu arsip di masa depan untuk pengajaran medis modern yang lengkap.

Ajakan / Support
Dokter dan akademi Palestina ini mengajak perguruan-perguruan tinggi Arab dan dunia mendukung proyek yang sudah diretas oleh Hammad ini sampai menjadi “referensi bagi pelajar di seluruh dunia”. Ini menjadi langkah awal metode pengembangan yang akan diikuti langkah lainnya yang lebih maju.

Hammad menyatakan, saat pihaknya bersama tim mengembangkan sebuah chanel di YouTube untuk menconversi pengajaran dari situs yang ada ke chanel di YouTube karena jangkauannya lebih luas dari situs. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment