Istanbul: Sebarkan Budaya Melawan Normalisasi dengan Israel

Category: Berita 6 0

kispa.org – Para peneliti dan pemikir sepakat menolak segala bentuk normalisasi dengan entitas Zionis “Israel” dan pentingnya berpegang teguh pada konstanta nasional Palestina, mendukung isu Palestina, mengambil kembali tanah Palestina yang dirampas dan meminta diluncurkannya dialog strategis baru antara Arab dan Afrika untuk mengurangi pengaruh “Israel” di benua Afrika.

Hal tersebut mereka sampaikan dalam seminar dengan judul “Normalisasi.. Strategi Penjajah”, yang diadakan oleh Gerakan Kontra Normalisasi (NOR) di kota Istanbul Turki, Sabtu (16/9/2017), yang diikuti oleh para pakar dan pemikir Palestina.

Para pembicara menyerukan untuk meluruskan kembali pemahaman yang mencerminkan perbendaharaan budaya dan peradaban yang berbaikan dengan Arab, Islam dan Afrika dalam melawan rasisme entitas Zionis. Mereka menegaskan pentingnya mengkordinasikan upaya melawan normalisasi di tanah air Arab dan mempermudah pertukaran informasi seputar pelanggaran normalisasi.

Mereka merekomendasikan pentingnya diterbitkan petunjuk kerja yang komprehensif untuk semua sektor normalisasi dan bentuk-bentuknya, serta mengumumkan ke negara-negara Arab dan Islam di samping menyerukan kepada persatuan dan asosiasi Arab dan Islam untuk mendirikan komite-komite kontra normalisasi serta menyebarkan budaya melawan normalisasi serta menjelaskan bahayanya di tengah-tengah rakyat di negara-negara yang melakukan normalisasi.

Ketua Pusat Studi Zaitun, Dr. Muhsin Shaleh, menyatakan bahwa perlawanan terhadap normalisasi adalah kerja esensial untuk menjaga esensi umat dan membangun lingkungan yang kondusif bagi jihad dan perang pembebasan. (mrr/infopalestina)

Related Articles

Add Comment