Oposisi Inggris Serukan Akui Negara Palestina

Category: Berita 8 0

Kispa.Org (London) Partai-partai oposisi di Kerajaan Inggris menyerukan pemerintah Britania Raya agar mengakui negara Palestina, dalam mengenang 100 tahun Deklarasi Balfour yang memberikan jalan berdirinya negara Israel di wilayah Palestina. Menurut jadwal, PM Israel Theresa May akan bertemu dengan koleganya dari Israel, Benjamin Netanyahu dalam acara peringatan Deklarasi Balfour pada sore ini di London.

Partai oposisi Partai Buruh di Inggris diwakili oleh Emily Thornberry, Menteri Luar Negeri dalam partai penguasanya setelah ketua partainya Jeremi Corbin menolak ikut dalam jamuan makan malam dalam peringatan Deklarasi Balfour ini. Kepada kantor berita Anadolu, Emily Thornberry menegaskan, negaranya dan masyarakat internasional memiliki kepentingan bersama terhadap masa depan yakni mendirikan negara Palestina yang aman dan bisa hidup berdampingan dengan Israel.

Emily Thornberry meyakini, pemerintah Inggris pimpinan May akan mengakui negara Palestina namun tidak diketahui kapan. “Kami katakana, akuilah negara Palestina dalam peringatan 100 tahun deklarasi Balfour”. Sementara itu, Tom Breek dari Partai Demokrat Liberal mengisyaratkan bahwa partainya menuntut agar mengakui negara Palestina tanpa syarat. Pihaknya sudah menekan pemerintah Inggris agar menempuh keputusna ini melalui dukungan dari sejumlah partai konservatif.

Breek menyinggung bahwa Inggris tidak menjalankan Deklarasi Balfour sepenuhnya. “Palestina tidak memiliki apapun untuk dikenang dan diperingati karena ditipu oleh Inggris. Sampai saat ini separuh dari janji itu belum dijalankan sejak 100 tahun lalu”. 2 November adalah tepat 100 tahun lalu (1917) (James) Balfour, Menteri Luar Negeri Inggris mengeluarkan surat deklarasi yang dikirim kepada Lord Jacob Rothschild, bankir yahudi terkaya dunia itu untuk mendirikan negara kebangsaan yahudi mereka di Palestina yang kali itu di bawah mandat Inggris.

Sebelumnya, PM Inggris Theresa May menolak meminta maaf kepada rakyat Palestina. Menjawab pertanyaan aleg-aleg Inggris di Dewan Umum pada 25 Oktober lalu, May menyatakan, “Kami akan peringatan 100 Deklarasi Balfour dengan penuh bangga.” (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment