Pelanggaran Israel di al-Quds Meningkat selama November

Category: Berita 12 0

Kispa.Org (Al-Quds) Laporan resmi Palestina mengatakan bahwa pada paroh pertama bulan November terjadi peningkatan pelanggaran di kota al-Quds, terutama terkait dengan keputusan-keputsan dan proyek-proyek, mencakup rumah-rumah yang dihancurkan dan penangkapan anak-anak dan wanita.

Laporan yang diterbitkan kementrian penerangan Palestina ini menjelaskan bahwa penjajah Zionis mengumumkan dimulainya pelaksanaan rencana aksi terbesar pembongkaran 6 bangunan perumahan di Kafer Aqab.

Penjajah Zionis juga mengumumkan sebuah rencana keamanan yang mulai dilaksanakan untuk merubah kota tua di al-Quds menjadi kawasan militer permanen, meliputi pebentukan kesatuan polisi baru beranggotakan 200 polisi khusus di masjid al-Aqsha dan sekitarnya, penempatan pasukan “penjaga perbatasan” di pos-pos permanen di kawasan gerbang al-Amud dan sekitarnya, pemasangan 40 CCTV tercanggih yang CCTV yang sudah dipasang sebelumnya.

Penjajah Zionis juga menangkap 41 warga, selain pendeportasian salah seorang penjaga masjid al-Aqsha penahanan rumah pada wartawan. Sebanyak 7 warga yang ditangkap adalah wanita dan 19 anak-anak.

Dalam konteks terkait, pasukan penjajah Zionis menghancurkan 3 rumah, sebuah bangunan rumah dua tingkat terdiri dari lorong yang sedang dibangun, pertokoan, dua bangunan semi permanen yang satu  untuk rumah dan satu untuk kandang ternak, serta meratakan lahan yang digunakan untuk pemeran mobil.

Penjajah Zionis juga menghancurkan rua rumah dan toko dengan memerintahkan pemiliknya untuk merobohkan sendiri. Dengan terpaksa pemilik bangunan melakukannya karena takut kena denda besar bila yang merobohkan pihak Zionis.

Sementara itu lembaga-lembaga Islam di al-Quds memperingatkan pembentukan kesatuan polisi baru oleh penjajah Zionis yang bertugas khusus di masjid al-Aqsha. Apa yang dilakukan penjajah Zionis ini dinilai sebagai deklarasi perang terhadap dua milyar muslim di dunia. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment