Parlemen Yordania Tuduh UNRWA Copot Gambar al-Qud dan Peta Palestina

Category: Berita 13 0

-905796415Kispa.org – Amman

Sebanyak 22 anggota parlemen Yordania pada hari Ahad (19/11/2017), meminta pemerintah negaranya untuk menelaah apa yang disebutnya “pelanggaran-pelanggaran” Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yordania, berupa pencopotan gambar al-Quds dan petan Palestina dari sekolah-sekolah milik UNRWA.

Dalam sebuah memo yang ditujukan kepada Perdana Menteri Yordania Hani al-Mulqi, para anggota parlemen tersebut menjelaskan bahwa tuntutannya ini disampaikan setelah Direktur Operasional UNRWA, David Roger, melakukan sejumlah pelanggaran. Di antaranya adalah pencemaran identitas Palestina dan tidak memenuhi hak-hak para pegawai UNRWA di Yordania.

Seperti dikutip kantor berita Arab “Quds Press”, para anggota parlemen Yordania ini menegaskan bahwa menejemen UNRWA mengurangi pelayanannya secara sistematik sebagai bagian dari rencana yang sudah direncanakan. Bagian Bagian Perlindungan, Pengawasan dan Inspeksi di UNRWA juga mencopot peta Palestina dan gambar al-Quds dari tembok sekolah-sekolah UNRWA. Hal ini memicu kemarahan para kader pendidikan, para pelajar dan semua orang Yordania.

Dalam memonya, para anggota parlemen tersebut menegaskan bahwa tindakan UNRWA tersebut tidak bisa diterima “yang akan berdampak tidak baik”. Mereka meminta Perdana Menteri Hani al-Mulqi agar mengambil langkah-langkah tegas terhadap Roger, meninjau kembali tugas-tugas orang asing, melakukan penyelidikan secara netral, memaksa UNRWA menunaikan kewajiabnnya terhadap para pegawai dan pengungsi, melindungi Yordania dan menjaga perdamaian warga agar Yordania tetap aman dan stabil.

Jumlah pengungsi Palestina di Yordania saat ini, menurut data dari UNRWA, sekitar 2 juta 125 ribu pengungsi. Sebanyak 373 ribu pengungsi tinggal di 13 kamp pengungsi. Mayoritas sisanya tinggal di luar kamp pengungsi dan tersebut di berbagai kota dan desa di Yordania. (pip/aa)

Related Articles

Add Comment