Hingga Hari ke 3 OP Tolak Izinkan Barang Masuk Gaza

Category: Berita 7 0

-576141854Kispa.org – Gaza

Hingga hari ketiga secara berturut-turut Otoritas Palestina masih tetap menolak mengizinkan masuknya barang-barang yang dibutuhkan ke Gaza melalui Rafah dengan alasan tidak siap untuk menerimanya. Padahal hanya masalah mudah dan biasa masuk bahkan sebelum acara pelimpahan kepada pemerintahan baru.

Direktur Jenderal Perencanaan dan Kebijakan Kementerian Ekonomi, Osama Nofal mengatakan kepada Pusat Informasi Palestina, Otorita masih menolak mememasukkan bahan-bahan untuk rekonstruksi seperti semen, kayu dan cat, ke Jalur Gaza melalui persimpangan Rafah.

Dia menjelaskan, Otorita mengklaim barang-barang ini tidak diperbolehkan masuk melalui penyeberangan Rafah karena kurangnya kesiapan untuk memeriksanya, yang tentunya ditolak mentah-mentah oleh warga.

Naufal menambahkan, bahan-bahan ini telah masuk ke Gaza selama hampir delapan tahun melalui penyeberangan Rafah dalam bentuk bantuan kemanusiaan ke pihak Palestina tanpa pemeriksaan, karena barang tersebut diimpor dari luar negeri.

Penyebab larangan ini kemungkinan besar, karena Otorita menginginkan kebijakan di perlintasan sesuai dengan kesepakatan tahun 2005. Barang-barang tersebut tidak masuk dalam kategori yang dikenakan pajak. Otorita dalam hal ini ingin memperoleh keuntungan dari masuknya barang-barang tersebut. Namun karena barang-barang ini tidak masuk dalam kategori yang dikenakan pajak sebab mirip dengan barang bantuan kemanusiaan yang sudah masuk sebelumnya dan tidak dikenai pajak.

Pejabat ini mengingatkan, tentang kemungkinan rusak atau hancurnya barang-barang ini di di perlintasan.  Tetapi kalau mengembalikannya kepada pemiliknya akan mengakibatkan kerugian bagi para pedagang. Dimana ia harus menanggung biaya yang tak terduga. Sementara rekonstruksi Gaza  akan mendeg. Kemungkinan kebijakan ini akibat dari sistem yang diterapkan Zionis dan internasional, ungkap Naufal. (PIP/aa)

Related Articles

Add Comment