Untuk Kali Pertama, Petani Gaza Panen Nanas

Category: Berita 47 0
Foto: Ma’an News Agency
Foto: Ma’an News Agency

Kispa.org

GAZA, Selasa (Ma’an News Agency): Alhamdulillah, dengan izin Allah, untuk kali pertama para petani di Gaza sukses memanen buah tropis nanas, setelah dilakukan uji coba tanam tahun lalu bekerja sama dengan Persatuan Komite Kerja Pertanian. Musa Al-Jadbah, pengawas proyek ini mengatakan kepada Ma’an, proyek penanaman buah nanas ini termasuk bagian dari program pengembangan berkelanjutan untuk mendukung petani kecil di Jalur Gaza, bermitra dengan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), serta didukung pemerintah Belanda. Ide itu muncul setelah terjadi penurunan yang signifikan di sektor pertanian akibat pencemaran air di Gaza.

Musa menambahkan, sebenarnya program pengembangan berkelanjutan untuk mendukung petani kecil yang didanai oleh pemerintah Belanda adalah program lama. Namun, memasukkan buah nanas ke Jalur Gaza adalah ide baru dan kali pertama di Gaza.

Bibit nanas dipilih karena tingkat kebutuhan pengairannya rendah, serta tinggi angka balik modalnya. Oleh karena itu, iklim buatan yang diperlukan untuk pertumbuhan bibit-bibit itu telah dipersiapkan dan pada bulan Juli mulai proses penanaman. Setiap satu dunum (sekitar 1.000 meter persegi) ditanam 6.000 bibit nanas, demikian ungkap Musa.

Musa juga menjelaskan, percobaan ini belum menyentuh seluruh petani di Jalur Gaza, baru ditanam di Pusat Pertanian untuk Bimbingan dan Pelatihan di kawasan Al-Mawashi, Gaza bagian selatan. Ternyata angka keberhasilan uji coba ini mencapai 100 persen. Oleh karena itu, akan dikembangkan untuk seluruh petani.

Musa menginformasikan bahwa proses panen sudah berlangsung sejak 20 hari lalu. Musa menegaskan bahwa proyek ini akan terus berlanjut hingga berakhir masa percobaan dan akan dikembangkan dengan menanam bibit nanas di kawasan lain di Jalur Gaza.

Buah nanas merupakan buah yang hanya tumbuh di daerah tropis, namun Persatuan Komite Kerja Pertanian memutuskan untuk melakukan eksperimen pada sektor ini. Dengan harapan, eksperimen ini dapat mendongkrak perekonomian Palestina sekaligus membuka peluang baru dalam sektor pertanian.* (Sahabat Al-Aqsha/aa)

Related Articles

Add Comment