Para Yatim Gaza Minta Otoritas Moneter Cabut Blokade Gaza

Category: Berita 15 0

Kispa.Org (Gaza) Gaza – Ratusan keluarga yatim dari kalangan syuhada Palestina berkumpul di depan markas besar Otoritas Moneter di Gaza untuk memprotes kebijakanya tidak mentransferkan dana santunan selama bertahun-tahun yang merupakan hak mereka, meskipun ada kesepakatan rekonsiliasi dan penerimaan pemerintah konsensus nasional atas tanggung jawabnya di Jalur Gaza. Para demonstran mengekspresikan kemarahan dan kebencian mendalam mereka atas kebijakan otoritas moneter untuk membekukan rekening mereka. Padahal uang tersebut adalah bantuan material simbolis dari para donatur untuk masyarakat miskin Gaza. Mereka membawa spanduk yang meminta Otoritas Monoeter memikul tanggung jawabnya terhadap kebutuhan mereka.

Radem Al-Nakhla, direktur organisasi panti asuhan mengatakan, puluhan ribu anak yatim dan ratusan keluarga miskin memerlukan jaminan ini. Ia menekankan, tingkat kemiskinan di Gaza mencapai 70%. Kondisi ini menunjukkan keluarga-keluarga tersebut telah menjadi tunawisma, tanpa pakaian dan makanan, ungkapnya. Dia meminta lembaga internasional untuk menekan Otoritas Moneter Palestina agar segera mencabut embargo pengiriman uang asing kepada anak yatim piatu Gaza dan meminta Otoritas Moneter untuk menanggapi masalah ini serta berupaya meredakannya.

Seorang warga yang ikut dalam aksi ini mengatakan, salah satu anaknya memerlukan operasi jantung terbuka dan perawatan lainnya yang melebihi kemampuanya. Warga lain meminta Otoritas Moneter untuk memainkan peran nasionalnya serta menerima remitansi melalui bank yang ditunjuk sampai mereka menerima hak-haknya. Perlu dicatat bahwa jaminan anak yatim dan orang miskin serta orang-orang dengan kebutuhan khusus langsung mendapat kucuran dana dari sponsor kepada mereka melalui rekening pribadinya di sebuah bank di Gaza, namun dana tersebut telah berhenti selama bertahun-tahun yang lalu, ternyata Bank Palestina menutup akun ini atas permintaan Otoritas Moneter Palestina Power, meski para donatur masih mengirimkan uangnya.

Jumlah yang dibayarkan per anak yatim adalah sekitar $ 50 per bulan.Perlu dicatat bahwa badan amal di Jalur Gaza melibatkan anak-anak yatim dan piatu untuk askibat pembekuan rekening Otoritas Moneter Palestina di bank selama bertahun-tahun dan menolak untuk pembukaanya. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment