KTT OKI di Istanbul: Al-Quds Timur Ibukota Negara Palestina

Category: Berita 35 0

Kispa.org ( Instanbul) – Negara-negara Arab dan Islam yang mengikuti “KTT Al-Quds” yang digelar di ibukota Istanbul Turki, Rabu (13/12/2017), mendeklarasikan pengakuan kota suci Palestina al-Quds timur sebagai ibukota negara Palestina. Hari Rabu kemarin, di ibukota Istanbul Turki, digelar KTT darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) seputar al-Quds. KTT ini dipimpin oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan dihadiri oleh 16 presiden dan emir dari negara Islam dan Arab.

Dalam pernyataan penutupan KTT, negara peserta menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk mengakui kota suci al-Quds timur sebagai ibukota negara Palestina. Mereka meminta semua negara agar tidak mendukung keputusan Washington dan pemindahan kedubes Amerika ke al-Quds. KTT Istanbul menolak dan mengecam keputusan Amerika yang mengakui kota suci Palestina al-Quds sebagai ibukota bagi negara penjajah Zionis Israel. Negara-negara OKI ini menilai keputusan tersebut “ilegal dan mendorong otoritas Israel yang melakukan pendudukan di wilayah Palestina untuk terus melanjutkan penjajahan, kolonisasi, apartheid dan pembersihan etnis.”

KTT Istanbul mengatakan, “Washington harus mundur dari perannya dalam proses perdamaian (yang terhenti) antara Otoritas Palestina dan Israel. Karena mengakui al-Quds sebagai ibukota bagi Israel itu artinya Washington menarik diri dari perannya sebagai mediator (wasit) dalam proses perdamaian ini.” Dalam pernyataan penutupan tersebut, KTT Istanbul menyebutkan, “Di saat tidak ada tindakan DK PBB terkait al-Quds, kami siap untuk menyampaikan masalah ini ke Majlis Umum PBB.”

KTT meminta Bank Pembangunan Islam untuk mendukung upaya pembangunan ekonomi dan sosial di kota suci al-Quds. KTT menyerukan untuk memberikan dukungan dan sokongan ekonomi kepada negara Palestina, di antaranya adalah mendorong dan memberikan kemudahan bisnis dengan negara Palestina. Negara-negara OKI menegaskan komitmen mereka untuk menyediakan potensi dan sumber keuangan yang diperlukan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina khususnya di al-Quds.

KTT OKI menghimbau dengan keras semua negara anggota di OKI untuk mendukung Lembaga Baitul Mal al-Quds untuk membantu warga al-Quds agar mereka tetap teguh mempertahankan kota mereka. KTT darurat yang digelar atas undangan Presiden Erdogan ini digelar dalam rangka untuk mengkaji respon terhadap keputusan Amerika, Rabu (6/12/2017) lalu. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment