Haniyah: Satu al-Quds, Ibukota untuk Palestina dan Kaum Muslimin

Category: Berita 21 0

Kispa.Org (Gaza) Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas Iamail Haniyah mengatakan bahwa al-Quds hanya satu, tidak ada yang namanya al-Quds timur dan al-Quds barat. Al-Quds tunggal adalah Palestina Arab Islam, ibukota abadi Palestina dan kaum muslimin.” Dia menyerukan untuk menghidupan “Al-Quds Fund” yang pernah diusulan oleh Qatar.

Hal tersebut disampaikan Haniyah dalam perayaan hari nasional Qatar di kota Hamad di selatan Jalur Gaza, Selasa (19/12/2017). Dia menjelaskan, rakyat Palestina tidak terkejut dengan veto Amerika di DK PBB. Karena itu berangkat dari inti kebijakan Amerika yang bersekutu dengan entitas penjajah Zionis Israel.

Haniyah menegaskan sikap gerakannya yang ingin menjatuhkan “deklarasi Trump” dan apa yang disebut dengan “deal of the century” atau yang oleh Abbas disebut “tamparan abad ini”. Haniyah menegaskan, tidak ada masa depan bagi keputusan seperti itu di tanah Palestina.

Haniyah mengungkapkan sikap Emir Qatar seputar masalah al-Quds, dia mengatakan melaui kontak telepon, “Kami tidak mungkin meninggalkan isu al-Quds. Akrena isu al-Quds adalah nasib umat ini.” Haniyah menyerukan untuk menghidupkan Dana al-Quds (Al-Quds Fund) yang pernah diusulkan oleh Qatar dalam KTT Arab sebelumnya dengan tujuan untuk mendukung warga kota al-Quds.

Dia mengatakan, “Kami menyerukan pembaharuan dan dihidupkannya kembali dana dukungan untuk al-Quds dan untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada rakyat kota al-Quds yang bersiaga dan membela kiblat pertama dan kota suci ketiga umat Islam.” Haniyah menghimbau penyatuan kalimat di negara-negara Teluk dan meninggalkan perselisihan cabang serta mengatasi persoalan internal dengan dialog, saling menghormati dan juga menghormati kedaulatan negera dan keputusannya.

Dia mengatakan, “Kami menyerukan warga Teluk untuk bersatu demi Palestina dan al-Quds, serta mengatasi persoalan internal dengan semangat persaudaraan Arab yang otentik, yang sudah terkenal bagi warga Teluk.”

Haniyah mengungkapkan kebanggaannya kepada Qatar yang memiliki sikap, keputusan dan kedaulatan. Dia menjelaskan bahwa Qatar tidak mendukung Hamas sebagai faksi. Namun mendukung rakyat Palestina. Dia mengatakan, “Siapa yang mendukung rakyat Palestina berarti mendukung kami. Siapa yang bersama rakyat Palestina maka dia bersama dengan semua komponen bangsa ini.”

Dia menegaskan bahwa gerakan Hamas dan rakyat Palestina bersama dengan mereka yang bersamanya dan akan setia dengan mereka yang tetap berada di sisinya. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment