Aksi Bela Palestina: “Ismail Haniya Apresiasi Sikap Persatuan Umat Islam Indonesia”.

Category: Berita 89 0

Kispa.Org – Kepala Biro Politik Hamas merespon positif Aksi Bela Islam yang digelar hari Ahad 171217. Jutaan umat Islam hadir di Monas dalam aksi itu.

Dalam rilisnya yang diterima redaksi KISPA, Ismail Haniya mengapresiasi aksi jutaan umat islam itu sebagai bentuk persatuan umat dalam pembelaanya terhadap Palestina “kami sangat mengapresiasi rakyat indonesia yg telah melakukan aksi sejuta umat sebagai bukti kecintaan kepada palestina dan alquds dan memperlihatkan sikap persatuan indonesia untuk isu Palestina dan Alquds”  selain itu Abu Alabed juga mengatakan bahwa Al-Quds tidak bisa dipecah menjadi dua bagian Timur dan Barat akan tetapi Al-Quds adalah satu bagian Ibukota Palestina.

“Bismillahirohmaanirrohiim..! Segala puji bagi Alloh, Tuhan semesta alam, sholawat dan salam kepada baginda nabi Muhammad saw kepada keluarganya dan semua sahabatnya.

Bismillahirronirrohim.., Mahasuci Alloh yang telah menjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqsho yang telah kami berkahi alam di sekitarnya agar kami perlihatkan tanda tanda kekuasaan kami sesungguhnya Alloh maha mendengar dan maha melihat.  Wahai saudara saudariku seluruh rakyat indonesia yang kami banggakan… terimalah salam kami dari Baitul Maqdis.

Salam kami dari palestina yang penuh berkah dan salam kami dari Jalur Gaza… Salam dari kami atas sikap rakyat indonesia yang sudah berdiri membela kota Al- Quds membela palestina, sebagai sikap penolakan atas sikap presiden Amerika Serikat, Donald Trump – yang memperlihatkan permusuhan kepada ummat islam dan ummat kristiani di Al-Quds, Karena kota Al-Quds yg terdapat masjid al aqsha di dalamnya sebagai kiblat pertama dan sebagai tiga masjid yang dianjurkan utk dijaga dan tempat isra Rasulullah saw.

Kota Al-Quds juga adalah tempat lahir Isa as…Al Aqsha dan gereja Al-Qiyamat. Maka keputusan Trump merupakan permusuhan terhadap seluruh bangsa, selain sebagai penghinaan kepada umat islam yang hatinya terikat dengan Al-Quds dan Al-Aqsha dan palestina sebagai tanah keteguhan untuk berjuang.

Kami sangat mengapresiasi rakyat indonesia yg telah melakukan aksi sejuta umat sebagai bukti kecintaan kepada palestina dan Al-Quds dan memperlihatkan sikap persatuan indonesia untuk isu palestina dan Al-Quds, karena kota Al-Quds tidak dibagi menjadi bagian timur dan barat tapi ia ibu kota palestina secara politik dan ibu kota umat islam secara idiologi.

Maka dari itu saya sangat mengapresiasi seluruh dukungan rakyat indonesia dan saya harap perjuangan ini berkelanjutan, jangan berhenti – karena Amerika Serikat mengira bahwa umat islam itu lemah dalam berfikir dan gampang lupa. Mereka yakin bahwa aksi ini akan berhenti sehingga mereka bisa melajutkan konspirasi permusuhan terhadap palestina dan kota Al-quds dan umat islam. Lanjutkan dan tetap konsisten dengan mengusung tema “Lawan dan Cabut Keputusan Trump” dan tidak mungkin dibiarkan karena ini masalah sangat sensitif dan berbahaya utk kemanusiaan, untuk agama dan bangsa palestina…

Kami sangat membutuhkan dukungan rakyat indonesia sebagai negara besar dan semoga Alloh memberkahi bangsa Indonesia.

Wassalam” (aaa/kispa)

Related Articles

Add Comment