WAWANCARA DENGAN TGB DALAM MUKTAMAR AL-AZHAR UNTUK MEMBELA PALESTINA

Category: Berita 29 0

IMG-20180118-WA0021Kispa.org  – Cairo, Mesir, 17 Januari 2018.

Al-GhadTV: Doktor Muhammad Zainul Majdi, Indonesia dengan 250 jutaan penduduknya, apakah masyarakat Indonesia mengetahui masalah Palestina dan baitul Maqdis?

TGB: Ya, Semenjak kemerdekaan kami bangsa Indonesia tahun 1945. Bangsa palestina dan Mesir adalah yang pertama mengakui kemerdekaan kami. Maka ketika masalah penjajahan dialami Oleh bangsa palestina, kami bersama mereka zahir dan bathin. Mereka selalu di hati kami.

Al-GhadTV: Apakah di dalam kurikulum sekolah bangsa Indonesia ada diajarkan masalah pendudukan palestina dan Baitul maqdis oleh Israel?

TGB: Ya, mulai dari Sekolah dasar sampai sekolah menengah masalah penjajahan bangsa palestina oleh Israel ini sudah diajarkan kepada para murid. Anak-anak Indonesia diberi tahu bahwa Penjajahan bangsa Palestina oleh Israel adalah penjajahan yang masih tersisa sampai sekarang di muka bumi. Selamanya kami Bangsa Indoesia turut merasakan dan menanggung rasa sakit yang diderita bangsa Palestina. Kami adalah bangsa yang mengalami pedihnya penjajahan selama lebih dari 350 tahun, maka setiap penjajahn bagi kami dimanapun kami turut mersakan sakitnya.

Al-GhadTV: Apa pendapat anda terkait dengan pembelaan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lainnya di dunia bagi bangsa Palestina?

TGB: Kebijakan Pemerintah indonesia yang selalu ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo bahwa Kami Bangsa Indonesia berpihak pada bangsa Palestina. Sehingga apapun dan dimanapun muktamar yang didedikasikan untuk bangsa Palestina, kami selalu menghadirinya dan berperan aktif. Pemerintah kami, anak-anak Negeri kami selalu menyuarakan kepada semua negara-negara Arab agar bergandengan tangan untuk menyelesaikan problem yang bukan hanya menyangkut maslaah Arab atau ummat Islam semata, tetapi adalah masalah kemanusiaan.

Al-GhadTV: Kepada Doktor Umar Harub… apa pendapat anda setelah melihat kenyataan bahwa jawaban-jawaban yang kita dapatkan dari bangsa2 di dunia adalah sama juga dengan jawaban kita sendiri dalam masalah Palestina ini?

Doktor Umar Harub: Semenjak pertengah abad yang lalu, negara2 di Asia timur mulai berperan aktif dalam masalah ini. Sampai saat ini masalah ini menjadi masalah terpenting bagi kita dan bagi mereka. Dengan demikian hubungan antara kita harus diperkuat di masa-masa yang akan datang. Ada sejarah lama yang turut memperkuat sehingga masalah Palestina menjadi bagian dari hidup mereka yaitu Al-Qur’an, Pelajaran Sejarah dan proses pelaksanaan Ibadah hajji.

Al-GhadTV: Suka atau tidak, kita belum banyak berhasil dalam diplomasi kita untuk membebaskan Palestina. Mengapa?

Doktor Umar Harub: yang harus difahami adalah bahwa masalah ini sama saja dengan penjajahan yang mementingkan pemecah-belahan bangsa-bangsa yang pada akhirnya bertujuan untuk menguasai kekayaan dan sumber dayanya. Oleh sebab itu semua bangsa di dunia menentang penjajahan ini, bahkan sebagian orang-orang Yahudi sendiri tidak setuju dengan penjajahn tersebut dan mengharap agar zionisme ini segera berakhir. Para ilmuwan Yahudi dan ahli-ahli Pemerinahan zionis Islarel menyimpulkan bahwa Negara Israel ini akan lenyap. Masalahnya kemudian adalah bagaimana penduduknya akan hidup di masa setelah itu. Mereka menyimpulkan bahwa hanya perdamaian yang akan menyelamatkan bangsa Israil.

Al-GhadTV: Doktor Muhammad Zainul Majdi, anda ikuit dalam muktar ini, apa yang anda tahu tentang Muktamar ini?

TGB: Saya menyaksikan dalam Muktamar ini hampir semua pihak datang memberikan pembelaan kepada Hak bangsa palestina, mulai dari pimpinan Muslimin dari Saudi Arabia, Kwait, Emirat, Indonesia dan lainnya; Pimpinan Kristen mulai dari Pemimpin persekutuan Gereja-gereja di Mesir, Paus Iskandariah dan Pemimpin-pemimpin Yahudi dari seluruh dunia. Mereka secara keseluruhan bersepakat bahwa satu-satnya cara penyelsaian yang baik dan benar adalah mengembalikan hak kepada pemiliknya, Mengembalikan kemerdekaan dan hak-hak bangsa Palestina. Kalau ini tidak terjadi, maka selamanya masalah penjajahan atas bangsa Palestina ini akan memicu keributan di seluruh dunia sebab dia adalah masalah kemanusiaan.

Al-GhadTV: Adakah kejadia special yang anda saksikan yang benar-benar baru “out of the box” dan tidak pernah terjadi selain di dalam Mukamar ini?

TGB: Ya. Seumur hidup saya begitu terperanjat ketika mendengar dari perwakilan Pimpinan Katholik gegap gempita meneriakkan Takbir sampai tiga kali yang disambut gemuruh oleh para hadlirin.

Al-GhadTV: Ya. Luar biasa. Saya sendiri juga merasakan demikian. Semua agama membesarkan TuhaN, tapi kejadian ini memang special.

*** Terjemahan bebas oleh: Hasanain Juaini, dari siaran langsung TV Al-Ghad, Mesir.
Pada Hari Rabu, 17 Januari 2018. Pukul: 11.00

Related Articles

Add Comment