Unjuk Rasa Jumat “Emosi” Kesembilan Tolak Deklarasi Trump

Category: Berita 11 0

Kispa.Org (Tepi Barat) Aksi unjuk rasa dan solidaritas al-Quds berlangsung di sejumlah kawasan Palestina, Jumat kesembilan sejak deklarasi Trum mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel. Bentrokan sengit berlangsung dengan pasukan Israel usai shalat Jumat, pasukan Israel menggunakan peluru tajam dan peluru karet, serta gas air mata.

Di al-Quds, pasukan Israel menyerang dua orang warga usai shalat Jumat di gerbang Isawiyah, al-Quds yang melukai sekitar 20 orang. Sumber di lapangan menyatakan, pasukan Israel menembaki para demonstran menggunakan gas air mata, dan peluru tajam yang melukai sejumlah warga.

Di Ramallah dan Birah, para petugas medis Sabit Merah mengobati sekitar 84 korban luka di Tepi Barat. Sebanyak 6 orang luka tembak, 21 luka tembak peluru karet dan 56 gangguan pernapasan. Pasukan Israel membubarkan demonstran secara represif, di Ramallah mengutuk deklarasi Trump.

Bentrokan lainnya di bagian Barat Ramallah, saat pasukan Israel menyerbu kawasan dengan jumlah besar, yang melukai puluhan warga dengan gas air mata. Bentrokan merata di segenap wilayah Tepi Barat lainnya, Bal’in, Nablus, Nabi Shalih dan Juga Jalur Gaza. Pasukan Israel melakukan penangkapan terhadap sejumlah aktifis Palestina.

Sejak deklarasi Trump, gelombang emosi menjalar di segenap wilayah Palestina, dan memicu bentrokan dan konfrontasi melawan Israel, yang menyebabkan jatuhnya korban; 26 gugur, 6000 luka-luka, 1200 ditangkap termasuk di dalamnya 300 anak-anak Palestina. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment