Indeks Ekonomi Gaza Drastis ke Posisi Terendah

Category: Berita 8 0

kispa.org – Presiden Asosiasi Pengusaha di Gaza Ali al-Hayek menyebutkan indikator ekonomi Gaza mencapai tingkat penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Al-Hayek memperingatkan hal ini dalam sebuah pernyataan persnya Ahad (4/2) tentang bencana ekonomi dan kemanusiaan yang menjulang di ufuk Gaza menyusul keadaan ekonomi dan komersial yang nyaris lumpuh akibat pengepungan Zionis dan mekanisme rekonstruksi.

Dia menambahkan bahwa “ciri-ciri kehancuran total mulai terlihat jelas di pasar lokal dan transaksi keuangan dan perbankan dan pergerakan ekspor dan impor ke dan dari Jalur Gaza.”

Dia menunjukkan bahwa jumlah truk yang datang dari Kerem Shalom yang menyeberang ke Gaza telah menurun dari sekitar 800 truk setiap hari menjadi sekitar 340 truk per hari.

Dia mengatakan bahwa sekitar 60% truk yang dikirim melalui Abu Salem ke Gaza adalah bahan makanan, 40% adalah bahan bangunan untuk proyek-proyek internasional, bahan bakar dan gas memasak, yang berarti bahwa sebagian besar dari apa yang dimasukkan hanya untuk kebutuhan dasar makanan dan minuman tanpa menimbulkan perubahan berarti. Kehidupan rakyat Gaza, yang pengangguran, kemiskinan dan kekurangan pangannya mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dia menunjukkan bahwa indikator ekonomi di Jalur Gaza mencapai tingkat penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama kenaikan tingkat pengangguran menjadi 46,6%, tingkat kemiskinan meningkat menjadi lebih dari 65% dan pencapaian kerawanan pangan menjadi 50% dan mengurangi daya beli di semua sektor ekonomi menjadi lebih dari 40%.

Al Hayek menekankan bahwa blokade ekonomi dan kemanusiaan memperketat populasi di Jalur Gaza. Lembaga dan organisasi internasional diharuskan memberi tekanan pada entitas Zionis untuk mengakhiri pengepungan yang tidak adil dan membuka semua penyeberangan komersial dan untuk membawa semua kebutuhan Jalur Gaza ke barang dan barang.

Dia memohon kepada semua pihak atas kebutuhan untuk menyelesaikan rekonsiliasi Palestina dan intervensi mendesak untuk menyelamatkan sektor swasta dari keruntuhan total.

Dia menekankan perlunya mengadopsi sektor swasta di institusi Otorita Palestina dan memberikan solusi mendesak untuk dimulainya kembali aktivitas untuk semua fasilitas kehidupan ekonomi di Jalur Gaza. (mrr/infopalestina)

Related Articles

Add Comment