Analis: Mobilitas Rakyat adalah Solusi untuk Krisis Gaza

Category: Artikel 20 0

-1386773792Kispa.org – Khanyunis

Para analis berpendapat bahwa pilihan ledakan rakyat yang damai adalah pilihan yang paling menonjol dan paling efektif untuk menyelamatkan Jalur Gaza dari kenyataan kemanusiaan yang sulit. Mereka menekankan bahwa realitas politik dan ekonomi di Jalur Gaza berada di ambang pintu tragedi kemanusiaan.

Para pengamat sepakat bahwa sanksi yang diberlakukan otoritas Palestina terhadap Jalur Gaza, telah berdampak kepada situasi ekonomi yang sulit di Jalur Gaza dan menciptakan kondisi kebingungan.

Penulis dan analis politik Hussam Dajni menegaskan bahwa keluarnya 4 laporan internasional selama periode yang lalu tentang situasi ekonomi di Jalur Gaza menegaskan bahwa Jalur Gaza berada di ambang pintu tragedi kemanusiaan. Dia menyatakan bahwa pada tahun 2020 Jalur Gaza akan menjadi tempat yang tidak layak untuk hidup. Demikian menurut laporan-laporan internasional tersebut.

Hussam mengatakan, “Penyebutan dan penggambaran yang paling tepat untuk keyataan ekonomi dan sosial di Jalur Gaza adalah mati suri.” Dia berpendapat bahwa situasi politik dan ekonomi di Jalur Gaza sangat gelap dan sulit. Dia mengingatkan ada beberapa sebab terjadinya krisis ini.

Sebab dan Solusi

Hussam menegaskan bahwa penjajah Zionis adalah salah satu sebab terjadinya krisis ekonomi di Palestina secara umum dan di Jalur Gaza secara khusus.

Perpecahan Palestina juga salah satu sebab terjadinya krisis. Karena berakar pada masyarakat Palestina. Dia menambahkan, hilangnya budaya politik dan silil di dalam masyarakat adalah salah satu sebab terjadinya krisis juga.

Dia menjelaskan, adalah sejumlah solusi untuk krisis ini. Di antaranya adalah menyelesaikan rekonsiliasi nasional Palestina. Sementara dia menilai pilihan kekosongan keamanan dan politik itu penting, dan mungkin membingungkan perhitungan  penjajah Zionis dan orang-orang Eropa.

Lebih lanjut mengenai solusi dia mengatakan, “Ada pilihan merubah Jalur Gaza menjadi kota-kota kecil. Di antaranya juga membangun sebuah front penyelamatan nasional.”

Mengenai pilihan ledakan bersenjata, dia melihat hal itu lemah dan tidak efektif pada tahap sekarang ini. Dia menjelaskan bahwa pilihan ledakan rakyat yang damai adalah yang paling menonjol dan paling sukser dalam menyelamatkan Jalur Gaza dari realitas kemanusiaan ini.

Mengenai pilihan rakyat, Hussam menjelaskan agar tekanan pada penjajah Zionis dilakukan melalui unjuk rasa-unjuk rasa di perbatasan. Dia menegaskan agar ledakan rakyat terjadi secara spontanitas dan jauh dari tarik-menarik politik dan partai kelompok.

Realita Sulit

Sementara itu penulis dan analis politik Iyad Qara mengatakan bahwa masalah situasi ekonomi dan sosial ini terkait dengan masalah politik, yang harganya harus dibayar orang rakyat Palestina secara umum dan penduduk Jalur Gaza secara khusus.

Dia menyatakan bahwa detail angka-angka yang dikeluarkan lembaga-lembaga internasional bukanlah rahasia dan sudah terus bagi semua pihak, terutama bahwa warga mengetahuinya secara jelas.

Dia berpendapat bahwa situasi ekonomi dan politik di Jalur Gaza sekrang ini akan terus berlangsung sampai satu tahun. Dan mobilitas atau gerakan rakyat adalah solusi untuk keluar dari krisis ini.

Dia menambahkan, “Ada kesenjangan nyata antara kader dan pimpinan. Karena itu rakyat harus menekan mereka.” Dia mengingatkan bahwa kebijakan Presiden Mahmud Abbas telah menimbulkan dampak negatif yang mempengaruhi setiap kompromi politik dan sangat mempengaruhi jalur rekonsiliasi.

Dia menekankan bahwa sanksi yang dikenakan pada para pegawai di Jalur Gaza oleh Otoritas Palestina telah mempengaruhi situasi ekonomi yang sulit, karena mengurangi sekitar 27 juta shekel per bulan dari ekonomi Jalur Gaza, yang menyebabkan keadaan kacau.

Penulis dan analis politik ini menegaskan bahwa Deklarasi Trump dan kesepakatan abad ini (the deal of century) telah menutup semua celah politik. Qarra mengingnatkan bahwa ketegangan yang terjadi di kawasan tidak spontan; “Israel” menginginkan situasi di Jalur Gaza sebagaimana adanya. (aa/was/pip)

Related Articles

Add Comment