Para Tawanan Administratif Boikot Pengadilan Israel

Category: Berita 5 0

-1071742364Kispa.org – Ramallah

Para tawanan administrative (tahanan tanpa persidangan) di penjara Israel, Selasa (13/2) melakukan pemboikotan terhadap pengadilan, sebagai protes atas penahanan mereka.

Dalam keterangan persnya, para tawanan mengatakan, penahanan administrative berubah menjadi pedang yang tajam di leher rakyat Palestina, puluhan rakyat Palestina mendekam selama 14 tahun tanpa adanya persidangan.

Mereka menegaskan, pemboikotan terhadap pengadilan penjara administrative bersifat menyeluruh dan final, dengan keyakinan bahwa batu pondasi dalam menghadapi kebijakan zalim ini adalah memboikot perangkat hukum Israel yang berupaya memperindah wajah penjajah yang buruk.

Para tahanan menyerukan kepada segenap elemen Palestina untuk mendukung langkah mereka.

Aparat hukum Israel merupakan pelaksana kebijakan penjajah Israel dan intelijennya dengan dalih sebagai persoalan rahasia.

Penahanan administrative adalah keputusan penahanan tanpa persidangan. Intelijen Israel berkordinasi dengan komandan militer Tepi Barat di militer Israel menetapkan hukum berkisar antara 1 sampai 6 bulan, hukuman dipertegas dengan dasar informasi rahasia yang membahayakan keamanan Israel.

Kemudian pihak Israel bisa memperpanjang masa penahanan berulang kali, dengan dalih yang sama, membahayakan keamanan Israel.

Saat ini penjajah zionis Israel menahan sekitar 6500 rakyat Palestina di sejumlah penjaranya, termasuk 450 berstatus tahanan administrative. (aa/mq/pip)

Related Articles

Add Comment