Kebijakan Otoritas Palestina Banyak Untungkan Israel

Category: Berita 8 0

970453429Kispa,org –  Ramallah

Tokoh Hamas di Jenin, Nazih Abu Aun menegaskan, tindakan jahat aparat otoritas di Tepi Barat, berupa penyerbuan, penangkapan dan menyakiti para wanita, sangat bertentangan dengan norma nasional, dan hanya menguntungkan pihak penjajah, otoritas Palestina harus memilih bergabung bersama rakyat atau bersama penjajah.

Dalam keterangannya, Abu Aun mengatakan, tindakan otoriter yang diberlakukan otoritas Fatah, lari dari tanggung jawab rekonsiliasi, mempersempit Gaza, memutus kontrak kerja secara paksa bagi para guru, penangkapan dan kejahatan di Tulkarm terhadap syekh Maher Ahras dan puteranya Islam, serta dua pemuda Yunus dan Muhammad Akhras dari Jenin, mengharuskan semua faksi untuk menekan gerakan Fatah agar mengubah kebijakannya dalam berinteraksi dengan rakyat Palestina.

Otoritas Palestina dan gerakan Fatah seharusnya memanfaatkan posisi untuk membantu rakyat Palestina yang menderita akibat tindakan penjajah Israel, berupa penyitaan tanah dan serbuan yahudisasi serta mengklaim tanah secara paksa menambah penderitaan keseharian warga, sehingga cukuplah penangkapan penjajah Israel, dan Fatah tak boleh meniru penjajah zionis.

Tokoh Hamas menyeru semua pihak untuk menekan otoritas dan aparatnya, apakah dengan unjuk rasa di depan kantor keamanan tempat para pemuda ditahan, maupun cara lainnya. (aa/pip)

Related Articles

Add Comment