Selama Februari Israel Hancurkan 14 Rumah dan Bangunan di al-Quds

Category: Berita 9 0

1447970258Kispa.org – Al-Quds

Yayasan Al-Quds institution menerbitkan Laporan aksi kebrutalan Zionis selama bulan bulan Februari 2018 di Al-Quds, berupa penodaan, penggerebekan hingga pengusiran dan penghancuran sejumlah rumah warga dari 1/2/2018 sampai 28/2/2018.

Dalam laporannya yang dilansir Pusat Informasi Palestina Al-Quds Foundation menyebutkan, Israel masih melanjutkan aksi yahudisasi kota Al-Quds dengan berbagai cara, terutama setelah deklarasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota entitas Zionis.

Pada bulan Februari 2018 ini, pemerintah Israel menghancurkan empat belas rumah dan sebuah fasilitas komersial di Al-Quds, termasuk memaksa warga Al-Quds agar menghancurkan bangunannya sendiri di desa Issawiya tengah kota Al-Quds. Ditambah menggusur dua kelas di sekolah Nawar Al Badawi yang dibiayai Uni Eropa.

Sementara itu, Keluarga Syahid Hussein Abu Ghosh menyebutkan tentang aksi pembongkaran rumahnya di kamp pengungsi Qalandiya utara Al-Quds. sebagaimana mereka membuldozer tanah milik Keluarga Shuweiki dibuldoser di Beit Hanina, sebelah utara Al-Quds.

Menurut laporan, pihak berwenang Israel pada 21 Februari lalu telah menyetujui rencana pembangunan 3000 unit pemukiman di daerah antara pemukiman Gilo dan daerah terowongan di selatan Al-Quds. Selain memberi izin bagi permukiman Elad untuk menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 784 meter, terbentang dari pemukiman hutan “Armon Hantsev” yang dibangun di wilayah kota Jabal al-Mukaber di sebelah tenggara Al-Quds dan kota revolusi Palestina di Al-Quds.

Israel juga melanjutkan aksi rasisnya dengan menargetkan orang-orang Palestina, terutama di Al-Quds terjajah untuk ditangkapi secara individu maupun kolektif di sebagian besar wilayah Al-Quds, terutama kota Issawiya yang dikepung permukiman Israel di tengah kampanye penangkapan sistematis untuk tujuan politik.

Yayasan tersebut mengkonfirmasikan sebanyak 129 orang ditangkap pihak keamanan Israel dari berbagai usia, terutama kaum muda dan anak-anak.

Selain itu, Al-Quds diwarnai berbagai aksi konfrontasi yang terjadi hampir tiap hari antara para pemuda Palestina di satu sisi dan tentara Israel bersama para pemukim di sisi lainnya, di berbagai desa dan kota di Al-Quds, seperti Kamp Issawiya dan Shuafat, Hazma dan Ram. Sekitar 25 bom molotov dilontarkan para pemuda di 87 titik konfrontasi di desa-desa dan kota-kota di Al-Quds, mengakibatkan enam orang cedera di kalangan pemukim Israel. (aa/pip)

Related Articles

Add Comment