Prestise Israel Hancur di Perbatasan Timur Gaza!

Category: Artikel 3 0

-2021607617Kispa.org – Gaza

Israel ingin merubah sebagian kawasan perbatasan menjadi zona isolasi. Maka mereka memasang pagar kawat di atas tanah perbatasan sepanjang ribuan meter dan membuat tembok beton di bawah tanah. Sementara itu para sniper mereka tempatkan di sepanjang perbatasan untuk membunuh siapa saja yang melakukan perbergerakan di perbatasan.

Ini yang berupaya diterapkan pasukan penjajah Zionis di perbatasan timur Jalur Gaza. Namun pawai kepulangan hak kembali yang diluncurkan pada hari Jum’at (30/3/2018) lalu, telah merubah banyak jiwa warga yang takut mendekati perbatasan.

Begitu iman mengakhiri shalat Jum’at pada peringatan Hari Bumi di perbatasan timur Jalur Gaza, para peserta pawai yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan ribu kembali menyebar di sekitar perbatasan, mereka mengambil tempat duduk di tenda-tenda dan sekitarnya yang ada di sepanjang perbatasan. Sementara yang lainnya mengambil tempat di hamparan rerumputan hijau sambil makan-makan seakan mereka sedang rekreaksi.

-575089238Jum’at dan Kepulangan

Hajah Ummu Kamil, 62 tahun, bercerita kepada koresponden Pusat Informasi Palestina, betapa bahagiannya dia karena anak-anak dan cucunya berkumpul di sekitarnya mirip seperti dalam suasana rekreasi, maka dan santai. Namun kali ini terjadi di perbatasan timur dekat negeri asal mereka diusir dari sana, yaitu Beit Dras.

Sambil duduk melingkar mengelilingi hidangan favorit yang disiapkan Ummu Kamil untuk seluruh anggota keluarganya, anak-anaknya mengawasi perbatasan di tengah-tengah aksi-aksi provokatif yang dilakukan pasukan penjajah Zionis terhadap para peserta pawai damai dengan tembakan peluru dan gas air mata.

Ummu Kamil dan keluarganya bukanlah satu-satunya, namun hanya contoh dari puluhan keluarga dan gorup-group pertemanan yang hadir untuk mengikuti pertandingan sepak bola atau melakukan hobi mereka, atau untuk rekreasi, hiking, dan memanggang daging. Banyak pasangan pengantin Gaza, yang lebih suka melewati jalan pesisir dalam kegembiraan mereka, mengubah jalan dan bergerak dari titik perbatasan terdekat agar bulan madu mereka menjadi lebih indah.

-727803881Menghancukan Prestise

Massa Palestina yang berkumpul dengan jumlah sangat besar ini mampu menghancurkan prestise perbatasan dan kawat berduri di perbatasan Jalur Gaza dengan kedatangan mereka dalam jumlah sangat besar ke daerah perbatasan sejak Jumat lalu. Inilah yang ditegaskan analis politik dan spesialis masalah Zionis Aiman Rafati.

Kepda Pusat Informasi Palestina, Rafati menyatakan bahwa arus masa yang terjadi setiap hari ini membuktikan bahwa semua sarana yang digunakan penjajah Zionis untuk mencegah massa ke perbatasan telah gagal.

Dia menambahkan, “Yang membuktikan hancurkan prestise ini adalah kedatangan sejumlah pemuda di hari pernikahan mereka ke perbatasan dan kemah-kemah di perbatasan untuk melangsungkan pesta dan upacara pernikahan mereka. Hal ini dipandang oleh penjajah Zionis sebagai ancaman. Karena ini merupakan simbol bahwa generasi Palestina mendatang masih memikirkan luar batas Jalur Gaza, yaitu kembali ke tanah dan properti nenek moyang mereka di wilayah Palestina yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1948.

1873715032Menghadapi Ledakan

Penjajah Zionis selalu berharap terjadi ledakan situasi di Jalur Gaza yang melawan gerakan Hamas, karena dianggap sebagai fron yang mengendalikan keamanan di Jalur Gaza. Namun harapan itu telah berakhir pada 30 Maret lalu. Pertaruhan penjajah Zionis itu telah gagal dan justru ledakan itu mengancam penjajah Zionis sendiri.

Rafati mengatakan, “Hancurkan prestise perbatasan oleh massa Palestina berarti penghalang ledakan situasi di hadapan penjajah Zionis sudah mulai goyah. Peluang untuk melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah yang diduduki penjajah Zionis lebih besar dari sebelumnya.” Dia menjelaskan bahwa yang ditakutkan keamanan Zionis, yang dianggap sebagai ancaman, adalah ketidak mampuan keamanan Zionis untuk menghadapu jumlah massa besar yang melintasi perbatasan.

Sebelumnya, pimpinan faksi-faksi perlawanan Palesina telah mengingatkan penjajah Zionis akan terjadinya ledakan akibat eskalasi krisis di Jalur Gaza, akibat berlanjutnya blokade yang sudah memasuki tahun ke 12 secara berturut-turut. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment