PBB: Yang Terjadi di Gaza Kedzaliman, Blokade Harus Dicabut

Category: Berita 3 0

Kispa.Org (Al-Quds) – Komisaris Tinggi untuk Urusan Pengungsi dan Hak Asasi Manusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan, tidak ada bukti apapun yang menunjukkan bahwa para demonstran Palestina yang tewas atau terluka tembak oleh para snipeer penjajah Zionis di sepanjang perbatasan Jalur Gaza merupakan ancaman yang bisa membunuh atau melukai serdadu penjajah Zionis.

Dalam laporan pekanan Biro PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Tanah Palestina (OCHA), Komisaris Tinggi untuk Urusan Pengungsi dan HAM di PBB, mengatakan, “Fakta ini memperkuat dan menegaskan kekhawatiran PBB dari penggunaan kekuatan yang berlebihan dari militer penjajah Zionis yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza yang diblokade sejak 12 tahun.”

Koordinator Khusus PBB ini mengeluarkan peringatan secara terang-terangan bahwa apa yang terjadi hari ini di Jalur Gaza adalah kedzaliman yang seharusnya tidak ditanggung oleh setiap orang atau wanita atau anak dengan kondisi hidup yang susah dan dampak berlanjutnya penutupan yang mencekik.

Dia menegaskan bahwa risiko yang meningkat di Jalur Gaza dapat menyebabkan pecahnya “konflik baru”.

Dia menyerukan agar blokade dan penutupan atas Jalur Gaza dicabut. Dia mengatakan, “Tidak seharusnya orang-orang menghabiskan hidup dikelilingi perbatasan yang mereka dilarang melintasinya, atau dikelilingi air yang mereka dilarang untuk berlalu lintas di atasnya. Saya benar-benar yakin ada jalan keluar.”

Dia mengatakan, “Ini adalah tantangan politik. Ini adalah buatan manusia. Karena itu bisa diselesaikan apabia semua pihak komitmen untuk mendukung solusi konkrit yang dapat diimplementasikan dengan cepat, efektif dan berkelanjutan.”

Koordinator PBB ini mengisyaratkan pada peristiwa tragis yang dialami warga Jalur Gaza. Dia merujuk pada salah satu kejahatan paling mengerikan yang dilakukan oleh penembak jitu Israel terhadap remaja Palestina Mohammed Ajuri, berusia 16 tahun, yang pada tanggal 9 April lalu diamputasi kaki kanannya, di adalah seorang olahragawan dari Gaza, saat berpartisipasi dalam pawai kepulangan akbar, di dekat pagar perbatasan di timur Gaza.

Laporan ini menyoroti dan mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh otoritas penjajah Zionis di perbatasan Jalur Gaza dan selama melakukan blokade secara darat, udara dan laut langsung setelah pemilu Palestina pada tahun 2006. (aaa/pip)

Related Articles

Add Comment