Hamas: Israel Berupaya Peras Rakyat Palestina Melalui Pajak

Category: Berita 8 0

-285819337Kispa.org – Gaza

Gerakan perlawanan Islam Hamas mengatakan, persetujuan parlemen Israel untuk memotong jatah para tawanan dan keluarga syuhada dari pajak Palestina menggambarkan tabiat asli Zionis yang rasis.

Dalam pernyataan persnya Hamas mengecam persetujuan Zionis ini menunjukan kebijakan rasis dan diskriminasi dan tekanan terhadap warga Palestina.

Juru bicara Hamas, Fauzi Barhum menganggap bangsa Palestina berhak untuk tinggal di negaranya sendiri, tanah airnya sendiri secara merdeka dan terhormat. Pajak yang dipungut dari bangsa Palestina adalah untuk kepentingan bangsa Palestina itu sendiri.

Kebijakan Zionis terakhir dalam upaya menekan perlawanan dan ikon perjuangan rakyat Palestina, selain sebagai awalan menuju Deal of Century yang mereka canangkan untuk menghapus masalah Palestina, melalui pembunuhan dan pengepungan serta penghancuran.

Uang Palestina adalah milik mereka, tak bisa diserahkan begitu saja kepada Israel. Ini namanya pencurian. Kita semua harus menolak kebijakan ini, melalui setrategi nasional bersatu dan nyata lagi kuat.

Dengan ini gerakan Hamas menegaskan tentang pentingnya mengkaji kembali semua bentuk kesepakatan dengan Zionis, seperti Oslo yang berakibat pada masalah keamanan dan ekonomi Palestina.

Dalam kaitan ini, Hamas mengajak otoritas Palestina agar melanjutkan penyerahan hak-hak tawanan dan kelaurga syuhada serta orang luka sebagai ujung tombak perlawanan atas kebijakan jahat Zionis, sebagai kewajiban nasional dan moral.

Ia juga menyerukan semua anak bangsa Palestina untuk melakukan tanggung jawabnya mendukung perjuangan Palestina dan problemnya di pengadilan secara adil dalam menghadapi Zionis dan undang-undang rasisnya. (aa/asy/pip)

Related Articles

Add Comment