Hamas Gelar Festifal Al-Quds Ibukota Palestina di Shaida Libanon

Category: Berita 12 0

1917261627Kispa.org – Beirut

Ribuan pengungsi Palestina di Libanon ikut berpartisipasi dalam festifal yang diselenggarakan Hamas di kota Shaida Libanon

Festifal dengan tema “Al-Quds Ibukota Palestina” digelar 100 hari pasca deklarasi Donald Trump mengklaim al-Quds ibukota Israel.

Ahmad Abdul Hadi, pejabat politik Hamas di Libanon menegaskan dalam sambutannya, deklarasi Trump merupakan pendahuluan bagi Deal of Century, sebuah konspirasi mengincar al-Quds dan mematahkan perjuangan rakyat yang hendak membebaskannya.

Hari ini kita tegaskan urgensi persatuan lebih dari sebelumnya, karena ancaman mengincar kita semua, kita harus menyatukan kekuatan dan melepaskan diri dari cengkraman Israel, dengan menyukseskan rekonsiliasi Palestina dan melakukan perlawanan menghadapi arogansi Israel, ungkapnya.

Apresiasi disampaikan kepada para pemuda dan para wanita Palestina yang melakukan operasi serangan menggunakan senjata ringan, sebagai bukti bahwa perjuangan tidak pernah berhenti, dan masih tetap hidup.

Saat ini perlawanan siap siaga, untuk menghadapi upaya pembasmian persoalan Palestina, dan perlawanan merupakan pilihan, bersama segenap sekutu dan teman-teman para pendukung kemerdekaan Palestina.

Abdul Hadi menekankan komitmen pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah Air, dan menolak pengubahan identitas kewarganegaraan. Kita hanya menginginkan Palestina, karenanya saudara kami di Libanon hendaknya tetap tenang, kami tegaskan bahwa sikap Libanon adalah mendukung dan membantu kami untuk kembali ke Palestina, sehingga statmen rasial Menlu Basil harus kita abaikan, karena kami yakin sikap Libanon bukan seperti itu.

Disebutkan bahwa sejumlah kasus keamanan di kamp-kamp pengungsian Palestina merupakan rangkaian upaya mengincar dan menghapus kamp tersebut.

Sementara itu wakil Ikatan Ulama Palestina, syekh Ali Yusuf menegaskan urgensi Baitul Maqdis, bahwa al-Quds tetap di hati umat, dan tak akan pernah melepaskan kecintaan terhadap tanah Palestina dan al-Quds, kami selalu yakin bahwa kemenangan akan datang, meski dunia mendzalimi kita saat ini.

Syekh Yusuf menyebutkan, pertempuran dan operasi besar yang memecah belah bumi Palestina lambat laun akan hancur di tangan generasi Palestina.

Festifal diselingi dengan nasyid nasional penyemangat yang digelorakan Hamas bagi khalayak yang hadir dalam acara festifal ini. (aa/mq/pip)

Related Articles

Add Comment