Konferensi Palestina Eropa Tuntut Libanon Hilangkah Gerbang Ain Helwa

Category: Berita 8 0

1625397366Kispa.org – Beirut

Konferensi Palestina Eropa menyeru otoritas Libanon untuk mengevaluasi kebijakannya memasang gerbang elektronik di pintu masuk kamp Ain Helwa, sebagai sanksi kolektif yang menempatkan warga Palestina di kamp sebagai pihak tertuduh.

Palestina Eropa dalam keterangan persnya menginformasikan rencana aksi politik dan diplomasi positif untuk menyoroti penderitaan pengungsi Palestina di Libanon. Dan menyerukan segenap pihak di Libanon, internasional dan regional yang peduli terhadap urusan pengungsi Palestina untuk mengakhiri penderitaan mereka.

Pihak Palestina Eropa mengherankan langkah Libanon, di tengah suasana kondusif kesepahaman antara pemerintah Libanon dan wakil Palestina, untuk mencari solusi yang adil dan realistis sesuai tuntutan keamanan Libanon.

Penolakan kebijakan pemasangan gerbang elektronik ditegaskan konferensi Palestina Eropa, yang dianggap bertentangan dengan HAM internasional, dan komitmen Libanon terhadap rakyat Palestina.

Pihak Palestina Eropa mendukung tuntutan pengungsi Palestina di kamp Libanon, menolak gerbang elektronik, dan segera membangun komunikasi dengan pemerintah Libanon dan lembaga UNRWA serta pihak internasional.

Sejak beberapa hari lalu, militer Israel memasang gerbang elektronik di pintu masuk kamp Ain Helwa, dekat kota Shaida Libanon, untuk mengawasi para pejalan kaki dari dan menuju kamp pengungsian.

Ratusan ribu pengungsi Palestina eksodus ke Libanon tahun 1948 bersamaan dengan Nakbah Palestina dan berdirinya negara Israel, sampai saat ini setelah berlalu lebih dari 65 tahun. Terdapat 12 kamp pengungsian yang bertebaran di sejumlah kawasan Libanon, PBB memprediksi jumlah pengungsi Palestina di Libanon mencapai 460 ribu orang. (aa/mq/pip)

Related Articles

Add Comment