Era Gerakan Pembebasan Berakhhir?

Category: Artikel 11 0

124409396Kispa.org

Apakah era gerakan-gerakan pembebasan sudah berakhir?

Barang kali terlalu dini bagi kita untuk memiliki jawaban ya atau tidak. Namun di tengah-tengah globalisasi dan kabar tentang akhir sejarah, tentang revolusi teknologi, tentang era jaringan yang menghapuskan batas-batas negara dan tentang jejaring sosial yang telah mengikis perbedaan bahasa, ras, agama dan geografis di seluruh dunia, sulit untuk berbicara tentang gerakan pembebasan. Berbeda dengan arus dan perubahan sejarah serta kekalahan imperium-imperium seperti yang terjadi di masa lalu.

Sulit membayangkan bagaimana pemimpin revolusi atau gerakan pembebasan akan memimpin rakyatnya menuju kebebasan dalam kondisi terlemahnya, dan akan mengalahkan musuhnya pada puncak kekuatan musuhnya, seperti para pemimpin revolusi Cina, Kuba dan Vietnam, yang mengalahkan musuhnya, sekitarnya mereka memiliki pasukan maya. Pasukan mereka adalah para revolusioner yang dipersenjatai dengan jejaring sosial dan aplikasinya, mereka berlomba menyebarkan semua opini dan informasi yang terlintas dalam benaknya mereka.

Sulit membayangkan gerakan-gerakan pembebasan yang para pemimpinnya menghabiskan hidup mereka di gunung, hutan dan gua-gua jauh dari kamera ketika kita berbicara tentang gerakan-gerakan era sekarang yang para pemimpinnya menghabiskan hidup mereka di depan kamera dan mikrofon.

Sulit untuk berbicara tentang gerakan pembebasan yang menghabiskan hidupnya dalam kerahasiaan penuh, sementara hari ini kepemimpinan gerakan pembebasan berada di markas-markas intelijen musuh untuk mendiskusikan keputusan strategisnya, selain juga berada di markas-markas intelijen sahabat.

Sulit untuk berbicara tentang gerakan-gerakan pembebasan yang dipimpin oleh seorang pemimpin dengan tim pimpinan homogen yang tak tahu tentang perbedaan mereka pada sesuatu, jika perbedaan itu ada, maupun tentang keinginan masing-masing dari mereka, maupun tentang masalah sosial mereka, atau tentang kebutuhan keluarga. Seakan untuk bisa tahu ke lingkaran mereka dan melihat kondisinya memburuhkan operasi intelijen yang sangat kompleks, dan berisiko, seperti menaiki jalan terjadi di pegunungan dan penuh kelelahan. Sementara hari ini, tanpa upaya sedikit pun musuh bisa mengetahui pribadi setiap pemimpin, pikiran-pikirannya, keinginan-keinginannya, hobi dan kecenderungannya melalui akunnya di Google dan akun-akun sosial dan gerakan, di samping hubungan langsung dan kemunculannya secara intensif di media.

Gerakan-gerakan pembebasan telah menjadi tikus percobaan di laboratorium intelijen, yang mengetahui segalanya tentang gerakan-gerakan tersebut: siapa yang memberi mereka makan dan apa yang mereka makan, siapa yang memberi minum mereka dan apa yang mereka minum, siapa yang mempersenjatai mereka dan senjata apa yang disediakan mereka, siapa yang membiayainya dan berapa banyak yang diberikan kepada mereka. Siapakah para pemimpin yang garis keras dan siapa yang moderat, siapa yang rajawali dan siapa yang merpati, dan kepada negara mana masing-masing dari mereka berafiliasi, bahkan menjadi individu-individu diketahui; siapa yang mendukung dan siapa pemimpin yang diikuti, apa yang tidak diketahui musuh dari media dan siapa pimpinan yang diketahui dari basis yang berinteraksi dengan media modern dan menikmati kebebasan beropini dan berekspresi, dan akhirnya diketahui siapa pemimpin yang harus diserang dan siapa yang ditolak.

Ini adalah akhir dari sejarah bagi gerakan-gerakan pembebasan, yang juga dianggap oleh Fukuyama sebagai akhir sejarah bagi demokrasi modern dan liberal untuk negara-negara dan sistem politik. Gerakan-gerakan pembebasan adalah gerakan-gerakan yang bekerja secara rahasia, yang menjadi buron keamanan musuhnya yang kuat dan unggul, dan senjata terkuat mereka dalam hal itu adalah kerahasiaannya dan kemampuannya untuk bersembunyi dari mata dan telinga musuh-musuhnya. Jika musuh naik ke angkasa maka gerakan-gerakan itu mendarat ke terowongan, dan jika musuh naik pesawat dan tank maka gerakan-gerakan itu naik kuda dan kendaraan.

Jika gerakan-gerakan itu ingin mempraktekkan apa yang disudahi oleh negara-negara tradisional dan demokratis yang kokoh secara demokrasi, liberal, kebebasan berekspresi, dan transparansi, maka gerakan-gerakan itu menempatkan dirinya di laboratorium musuhnya sebagai tikus percobaan yang mengendalikan interaksi fisik dan psikologis dan mengarahkannya ke mana ia ingin. Bahkan mengendalikan warna dan bau urinnya, suka dan dukanya. Rekayasa masyarakat pemilih di negara-negara demokrasi yang memungkinkan negara-negara mempengaruhi pemilu negara-negara lain, juga memungkinkan negara-negara tersebut untuk mempengaruhi gerakan-gerakan pembebasan untuk menetralkan kepemimpinan dan orientasinya, sehingga masing-masing pemimpin berafiliasi kepada pihak luar, dan gerakan-gerakan pembebasan kehilangan kemerdekaannya, dan disebut alat yang lentur di tangan para pemain internasional. Gerakan-gerakan tersebut melayani proyek-proyek mereka dan tidak melayani proyek gerakan. Ini adalah ancaman paling serius yang dapat menghadapi gerakan pembebasan. (aa/was/pip)

Related Articles

Add Comment