Euro-Mediterania Paparkan Bencana Kemanusiaan Akibat Blokade Gaza

Category: Berita 9 0

1190367458Kispa.org – Jenewa

Kantor pengawas HAM Euro-Mediterania mengirimkan pesan, Rabu (11/7) ke sejumlah kedutaan negara-negara Uni Eropa di wilayah Palestina, memaparkan kepada mereka dampak negative atas keputusan PM Israel Benyamin Netanyahu yang memperketat blockade Gaza, dan penerapan sanksi baru terhadap warga sipil.

Dalam suratnya kepada para dubes, Euro-Mediterania mengingatkan dampak buruk dari keputusan Israel menutup perlintasn Karem Abu Salim, Gaza Tenggara, dan mengurangi jarak melaut menjadi 6 mil. Kebijakan ini diambil di tengah krisis kemanusiaan menimpa Gaza, yang bisa jadi memicu ledakan dalam waktu dekat.

Kebijakan Israel akan menyebabkan krisis ekonomi di Gaza, dan menghentikan semua upaya internasional mendukung perekonomian Gaza. Sementara penghentian ekspor sama dengan membuat puluhan ribu warga menganggur, di saat prosentase pengangguran di Gaza merupakan yang tertinggi di dunia.

Pengawas HAM memprediksi bahwa penutupan sekitar 4000 sentra ekonomi dan industry akibat penutupan perlintasan dagang, akan memicu peningkatan jumlah warga yang bergantung kepada bantuan kemanusiaan, yang saat ini telah mencapai 90 %, di tengah kondisi kelangkaan pangan yang parah.

Dijelaskan, pihak Israel dituntut bertanggungjawab melindungi urusan warga sipil yang berada dalam pendudukannya, namun justru memblokade Gaza dan menerapkan sanksi kolektif terhadap warga Palestina.

Dalam suratnya kepada para dubes negara-negara Eropa, Euro-Mediterania memaparkan bencana kemanusiaan yang dihadapi sekitar 2 juta warga di Gaza. Penutupan perlintasan dagang akan menutup gerbang kehidupan di Gaza, dan berdampak buruk bagi segenap sector kehidupan dan infrastruktur, termasuk sector kesehatan yang saat ini tak mampu memberikan layanan sekitar 60 % bagi pasien di Gaza.

Otoritas Israel tak hanya menetapkan syarat masuk bagi barang-barang dan kebutuhan pokok, tetapi menghalangi warga untuk berpindah dan bepergian, melarang melewati perlintasan Iriz yang menjadi satu-satunya gerbang untuk orang dari dan menuju wilayah jajahan 48. Hal ini memicu tertahannya puluhan ribu pasien di Gaza, di tengah kelangkaan sekitar 60% obat-obatan dan perlengkapan medis, dan menyebabkan ratusan pasien tak mendapatkan layanan kesehatan di luar.

Netanyahu mengumumkan penerapan sanksi baru terhadap Gaza, sebagai respon atas peluncurkan pesawat kertas dan balon api oleh para demonstran Palestina di Gaza Timur ke wilayah Palestina yang dijajah Israel, yang memicu kebakaran besar di wilayah pertanian Israel.

Euro-Mediterania meminta segenap dubes negara-negara Eropa di wilayah Palestina, untuk menekan pemerintah Israel, supaya menghentikan sanksi tanpa syarat, dan kembali mengijinkan masuk bahan pangan ke Gaza, dan memudahkan pergerakan orang dan barang dari dan menuju Gaza. (aa/mq/pip)

Related Articles

Add Comment