Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















WARGA PALESTINA KERAP DISIKSA TENTARA ISRAEL DI POS PEMERIKSAAN
2008-04-25 11:38:23

kispa.org-Seorang anggota dewan legislatif Palestina mengakui jika tentara Zionis-Israel masih saja sering menyiksa dan melecehkan warga Palestina di pos-pos penjagaan yang banyak bertebaran di sekitar perbatasan antara wilayah Palestina dengan wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Issa Qaraqe, nama anggota dewan tersebut, menyebutkan bahwa warga sipil Palestina, lelaki maupun perempuan, anak-anak maupun orang lanjut usia, sering menjadi bulan-bulanan tentara Israel. “Dalam melakukan pemeriksaan, para tentara Zionis tersebut memperlakukan warga Palestina seperti hewan, bahkan tak jarang diperlakukan lebih rendah ketimbang binatang. Mereka melakukan penyiksaan tidak saja di pos-pos penjagaan, tetapi juga di dalam jeep-jeep tentara mereka.”

Issa menambahkan, “Namun jika kita menuding hal ini, para pejabat militer Israel maupun pejabat politik di sana tentu saja mengingkarinya. Padahal kita mendapatkan banyak kesaksian dari warga Palestina yang mampu bertahan hidup dari siksaan mereka. Selain siksaan, para tentara Israel juga seringkali melakukan pelecehan seksual kepada warga kita.”

Dari berbagai kesaksian warga Palestina yang selamat didapat keterangan bahwa di dalam melakukan penyiksaan, tentara Israel sering menggunakan metode: menghantam dengan popor senapan ke arah muka atau daerah vital lainnya, menyundutkan rokok di bagian-bagian yang sensitif dan pusat syaraf, melucuti pakaian dan menyuruh joget atau menari, dijadikan target serangan anjing-anjing tentara, dilecehkan secara seksual, dipaksa menirukan perilaku binatang, atau yang ‘paling ringan’ mungkin diharuskan menyanyikan lagu kebangsaan Zionis-Israel dengan sikap tubuh yang penuh hormat.

Issa Qaraqe menegaskan, “Hal ini seharusnya menjadi keprihatinan semua lembaga HAM Internasional dan media-media massa dunia. Namun perilaku barbar tentara Israel sampai sekarang tetap saja tidak banyak diketahui publik karena mereka memang menguasai jaringan media dunia.”(rz/MNA/eramuslim/din)




Lainnya:

.HAMAS SETUJU GENCATAN SENJATA, SYARATNYA ISRAEL HARUS BUKA SEMUA PERBATASAN
2008-04-25 11:33:51

.DIISOLASI KETAT, MENGAPA PENDUDUK GAZA TETAP BERTAHAN HIDUP?
2008-04-25 11:29:02

.PAKAR DI ISRAEL: ZIONIS ISRAEL SEDANG MENUJU KE KEHANCURANNYA
2008-04-24 20:16:01

.OBAMA DAN CLINTON, BERLOMBA-LOMBA TUNJUKKAN DUKUNGANNYA PADA ISRAEL
2008-04-24 20:11:55

.WARGA GAZA, HARUSKAH HIDUP DALAM "KEGELAPAN" LAGI?
2008-04-23 17:13:29