Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















ISRAEL TOLAK TAWARAN GENCATAN SENJATA HAMAS
2008-04-27 13:31:29

kispa.org-Israel akhirnya mengeluarkan pernyataan menolak tawaran Hamas untuk melakukan gencatan senjata selama enam bulan di Jalur Gaza, yang nantinya akan diperluas ke Tepi Barat. Israel menilai tawaran gencatan senjata itu hanya strategi Hamas untuk mengkonsolidasikan pasukannya.

Surat kabar terbitan Israel Haaretz menuliskan hal tersebut, mengutip pernyataan juru bicara pemerintah Israel, David Baker pada Jumat (25/4). Baker mengatakan, Israel akan menghentikan operasi militernya ke Gaza jika pejuang Hamas di Gaza menghentikan tembakan roketnya ke wilayah Israel.

"Israel akan tetap bertindak untuk melindungi warga negaranya, " tukas Baker.

Meski demikian, seorang pejabat yang dekat dengan Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan, peluang untuk melakukan gencatan senjata masih terbuka, namun tanpa kesepakatan formal.

"Kami tidak mengesampingkan kesepakatan yang dilakukan secara tak tertulis, dengan persyaratan hal itu dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama, kami meminta semua kelompok pejuang menghentikan tembakan roketnya, setelah itu Israel bersedia mengurangi operasi militernya jika situasi tenang bisa dipertahankan, " kata sumber tadi.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan dukungannya atas inisiatif gencatan senjata itu. Namun nampaknya gencatan senjata itu tak akan terwujud, karena rejim Zionis Israel telah menegaskan penolakannya. (ln/iol/aljz/eramuslim/din)




Lainnya:

.WARGA PALESTINA KERAP DISIKSA TENTARA ISRAEL DI POS PEMERIKSAAN
2008-04-25 11:38:23

.HAMAS SETUJU GENCATAN SENJATA, SYARATNYA ISRAEL HARUS BUKA SEMUA PERBATASAN
2008-04-25 11:33:51

.DIISOLASI KETAT, MENGAPA PENDUDUK GAZA TETAP BERTAHAN HIDUP?
2008-04-25 11:29:02

.PAKAR DI ISRAEL: ZIONIS ISRAEL SEDANG MENUJU KE KEHANCURANNYA
2008-04-24 20:16:01

.OBAMA DAN CLINTON, BERLOMBA-LOMBA TUNJUKKAN DUKUNGANNYA PADA ISRAEL
2008-04-24 20:11:55