Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















PENDETA YAHUDI: RUNTUHNYA TEMBOK AL-BARRAQ MASJID AL-AQSHA SUDAH DEKAT
2008-04-28 18:47:05

kispa.org-Al-Quds : Harian Israel, Maarev mengutip pernyataan pendeta Israel di Al-Quds, Samuel Robinobets bahwa runtuhnya tembok ratapan (Al-Barrak) 18 meter yang diklaim milik pemeluk Yahudi sudah diambang pintu.  

Pendeta Yahudi itu mengatakan, ada masalah yang dihadapi oleh bangunan lama secara umum dan tembok ratapan secara khusus. Ia menambahkan, batu di bawah tembok adalah batu besar dan kuat. Namun kita menemukan masalah dengan batu kecil yang ada di atas tembok bangunan.

Ia melanjutkan bahwa sudah ditemukan masalahnya sebelum hari raya Pasah dimana batu yang hancur yang dibaliknya terdapat ribuan peninggalan lama antara tembok ratapan.  

Mengutip para pakar geologi, harian Maarev menegaskan, beton yang digunakan belakangan ini untuk menguatkan tembok ternyata sangat rapuh dengan cepat akibat terjangan angin dan panas matahari. Ternyata bahan bangunan yang dipakai di jaman dahulu lebih baik dan kuat dibanding dengan bahan bangunan yang dipakai sekarang.

Di sisi lain, Lembaga Urusan Peninggalan Israel menyatakan bahwa tidak ada ancaman runtuhnya tembok ratapan dalam waktu dekat sebab musim hujan sudah selesai. Mereka mengaku telah melakukan renovasi terhadap tembok dan bangunan itu untuk mencegah keruntuhan. (bn-bsyr/infopalestina/din)




Lainnya:

.PASUKAN ZIONIS BUNUH EMPAT ANAK-ANAK PALESTINA DI UTARA JALUR GAZA
2008-04-28 17:55:07

.PAK NATSIR DAN PALESTINA
2008-04-27 13:42:57

.ISRAEL BUNUH GADIS PALESTINA BERUSIA 14 TAHUN
2008-04-27 13:36:28

.BIADABNYA ISRAEL, ANAK-ANAK YATIM PIATU PUN DIDZOLIMI
2008-04-27 13:34:53

.ISRAEL TOLAK TAWARAN GENCATAN SENJATA HAMAS
2008-04-27 13:31:29