Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















HAMAS TOLAK KONSEP DUA NEGARA
2009-05-12 10:44:40

kispa.org- Israel tampaknya mati-matian dalam mempropagandakan konsep dua negara antara Palestina dan Israel. Tidak kurang tokoh-tokoh seperti Hillary Clinton, Paus Benecdictus sudah didatangkan ke kawasan itu. Dan rencananya Barack Obama akan pula segera menyambangi untuk memperkuat isyu dua negara.

Pihak paling berkepentingan atas tanah Palestina, rakyat Palestina dan Hamas, pun tak pula surut menolak.

Akhir pekan lalu, Khaled Misyal, pemimpin Hamas kembali mengeluarkan penolakan atas gagasan tersebut. "Hamas menolak konsep dua negara!" ujarnya tegas akhir pekan lalu. Penolakan Hamas ini terjadi untuk kesekian kalinya. Setiap kali seorang tokoh datang dan membicarakan Palestina, maka Khaled Misyal pun setiap kali itu pula selalu bersuara menyatakan penolakan Hamas atas konsep dua negara.

Misyal pun mengatakan bahwa sikap Fatah yang cenderung menyetujui konsep itu dengan dalih untuk mencapai perdamaian, Misyal berkomentar bahwa hal itu hanya sebagai bentuk gencatan senjata yang terjadi dalam jangka yang cukup lama. Beberapa orang analis mengatakan bahwa konsep dua negara hanya sebagai usaha Israel sebagai pembentukan Israel yang utuh.

AS dan Uni Eropa jelas sangat menyetujui ide konsep dua negara ini, bahkan berada di belakangnya. Sedangkan Fatah yang saat ini tengah merancam konsep pemerintah Palestina mengatakan bahwa Salam Fayyad yang didaulat sebagai perdana menteri sepihak oleh kubu Mahmoud Abbas akan membentuk pemerintah tanpa melibatkan Hamas.

Khaled Misyal berkata, "Perbincangan damai yang dilakukan oleh Abbas hanya akan semakin melemahkan legitimasi Palestina." (sa/imr/eramuslim/fn)




Lainnya:

.MENDAGRI PALESTINA YANG BARU KELUARKAN PERINTAH PERTAMANYA
2009-05-11 11:50:47

.ISRAEL TARGETKAN DALAM 8 TAHUN KUASAI PENUH AL QUDS
2009-05-11 11:45:56

.IKHWAN SERUKAN PERINGATI "HARI KEMARAHAN" TERHADAP PENJAJAH ISRAEL
2009-05-09 16:22:46

.NETANYAHU TAWARKAN WILAYAH OTONOMI BAGI PALESTINA
2009-05-09 16:16:10

.AS SEDIAKAN DANA $30 MILYAR UNTUK MILITER ISRAEL
2009-05-09 16:11:49