Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















DOKUMEN ISRAEL: OP DAN ISRAEL BEKERJASAMA SELAMA AGRESI KE GAZA
2009-05-13 17:26:18

kispa.org - Jerusalem - Sebuah surat kabar Israel mengungkapkan bahwa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Jenderal Gabi Ashkenazi telah mengirim surat kepada penasehat faksi-faksi pemerintah. Surat ini mengungkap di dalamnya tentang kerjasama yang belum pernah terjadi sebelumnya antara pasukan penjajah Zionis Israel dan Otoritas Palestina yang diwakili presidennya Mahmud Abbas, selama agresi ke Jalur Gaza.

Ashkenazi menjelaskan bahwa partisipasi Otoritas Palestina yang pertama adalah dalam masalah keamanan. Kemudian yang kedua adalah partisipasi lapapan dalam memburu perlawanan Palestina selama agresi. Dia menegaskan bahwa militer Israel dan Otoritas Palestina bekerja bahu membahu melawan faksi-faksi perlawanan di Gaza selama perang.

Harian Israel Ma’arev edisi Selasa (12/05) menyebutkan bahwa sebuah dokumen yang dibuat di kantor departemen luar negeri Israel mengungkap, elemen tingkat tinggi Otoritas Palestina menekan entitas Zionis Israel untuk menjatuhkan pemerintahan Hamas di Jalur Gaza. Dan ini merupakan kali pertama diungkap dalam sebuah dokumen resmi Israel yang berbicara tentang kerjasama antara militer Israel dan Otoritas Palestina dalam perang ke Jalur Gaza.

Dokumen Israel ini menunjukkan bahwa Otoritas Palestina mendorong entitas Zionis Israel keluar dengan kekuatan melaksanakan aksi militer di Jalur Gaza dan menggempur Hamas. Masih menurut dokumen resmi Israel, belakangan perilaku otoritas Palestina dalam sejumlah peristiwa menimbulkan kecemasan zionis Israel. Karena tidak berjalan dalam satu jalan kerja sama dan kesepahaman.

Dokumen ini menjelaskan bahwa yang mendorong departemen luar negeri Israel mengungkap masalah ini adalah tindakan para tokoh Otoritas Palestina yang segera mulai melakukan investigasi terhadap para pemimpin Israel dalam kejahatan perang yang dilakukan selama agresi, begitu aksi militer ke Jalur Gaza berhenti.

Seorang pejabat politik senior Israel mengatakan, “Orang-orang Palestina mengganggu kami di Eropa, khususnya dalam pengadilan internasional di Belanda." Dia menegaskan bahwa para pejabat Otoritas Palestina menekan pihak Israel untuk menggempur Hamas di Jalur Gaza dan mendorong melakukan aksi militer. Dia merasa heran dengan sikap para petinggi Otoritas Palestina dengan mengatakan, “Mereka meminta kami untuk menyerang Gaza. Dan sekarang mereka menuntut para petinggi (militer) diajukan ke pengadilan.”

Dia menambahkan, “Mereka yang meminta kita menghabisi manusia di Jalur Gaza dan memberi bantuan kepada mereka, sebagaimana mereka meminta pembebasan para tahanan setelah aksi militer. Kita telah memenuhi semua tuntutan mereka. Dan sekarang mereka memainkan permainan ganda.”

Dia melanjutkan, “Harus dijelaskan kepada Abu Mazen dan Fayad dengan tegas, bahwa Israel melihat perilaku ini sangat berbahaya. Tidak mungkin ditahan. Untuk itu bisa jadi kita mempertimbangkan kembali dan merubah perlakuan kita secara tegas terhadap Otoritas Palestina.” Dia menyatakan bahwa dokumen Israel ini tertera tanda tangan resmi. (seto/pic/fn)




Lainnya:

.HAMAS TOLAK KONSEP DUA NEGARA
2009-05-12 10:44:40

.MENDAGRI PALESTINA YANG BARU KELUARKAN PERINTAH PERTAMANYA
2009-05-11 11:50:47

.ISRAEL TARGETKAN DALAM 8 TAHUN KUASAI PENUH AL QUDS
2009-05-11 11:45:56

.IKHWAN SERUKAN PERINGATI "HARI KEMARAHAN" TERHADAP PENJAJAH ISRAEL
2009-05-09 16:22:46

.NETANYAHU TAWARKAN WILAYAH OTONOMI BAGI PALESTINA
2009-05-09 16:16:10