Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















AKTIVIS TURKI PROTES KUNJUNGAN SIMON PERES KE AZERBAIJAN
2009-06-30 16:40:44

Copy Demo Di Turki Protes Kunjungan Simon Perez Ke Azerbaijan, DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_Images2009_News_2009_june_28_istanbool_300_0kispa.org - Sekelompok aktivis Turki berunjuk rasa di depan Kantor Konsulat Azerbaijan di Istambul, memprotes kunjungan pimpinan Zionis, Simon Perez, ke ibukota Azerbaijan, Baku, serta sikap pemerintah Azerbaijan yang mau membuka pintu negaranya bagi pemimpin “negara” penjajah itu.

Penulis Turki, Ahmad Farul, menegaskan dalam pernyataannya ketika unjuk rasa tersebut berlangsung, Ahad, 28 Juni, bahwa menguatnya eksistensi Zionis di muka bumi, berikut terkuaknya jatidirinya yang buruk, termasuk kebejatan yang maha dahsyat terhadap Jalur Gaza, justru didukung oleh pemerintah Azerbaijan dengan memberikan kesempatan kepada penjajah tersebut –dengan kunjungan ini- untuk membaguskan citranya yang sangat buruk itu melalui diplomasi gencar, demi memperoleh dukungan untuk membenarkan segala tindakannya jahatnya.

Farul menambahkan, “Perjalanan sejarah Zionis yang singkat itu, penuh dengan permusuhan dan pembantaian.” Ia juga menjelaskan bahwa meskipun demikian, “negara”  Zionis itu berhasil menggagalkan pemboikotan dunia Islam terhadap mereka, disebabkan oleh pengkhianatan para rezim diktator negara-negara muslim, yang sama sekali tidak mencerminkan rakyatnya.

Sedangkan Harun Budaklar, pimpinan jam’iyyah Turki “Ihya-Darr,” dalam pernyataannya menyerukan dunia Islam untuk menyatukan barisan dalam menghadapi siasat Zionis. Pada akhir unjuk rasa itu, para peserta meletakkan mahkota hitam di hadapan para petugas keamanan kantor konsulat Azerbaijan tersebut. (PIC/ ral/ez/fn)





Lainnya:

.MAKIN BERTAMBAH TANAH PALESTINA DICAPLOK UNTUK PEMBANGUNAN PEMUKIMAN YAHUDI
2009-06-29 13:44:46

.FAKSI-FAKSI PALESTINA SAMBUT BAIK PIDATO KHALID MISY'AL
2009-06-28 10:37:53

.ISRAEL GUNAKAN SETRUM UNTUK SIKSA ANAK-ANAK PALESTINA
2009-06-28 10:33:27

.ICRC: PEMUKIMAN ILEGAL ISRAEL SEBABKAN PENDERITAAN WARGA PALESTINA
2009-06-25 15:11:50

.DUA KAPAL SOLIDARITAS AKAN MERAPAT KE GAZA
2009-06-25 15:07:37