Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















PEMAKAMAN WARGA MUSLIM DIAMBIL ISRAEL UNTUK AREAL PARKIR DAN MUSEUM
2009-07-02 13:02:09

kispa.org - Sejumlah warga Yahudi dan Muslim di Palestina berinisiatif untuk menghentikan pembangunan museum oleh otoritas Israel. Museum yang oleh Israel disebut "Museum Toleransi" itu dibangun di atas pemakaman umum milik warga Muslim di kota Yerusalem.

Kelompok Yahudi-Muslim di kota ini berupaya agar pembangunan museum itu dinyatakan ilegal dan bukan murni sebagai ajaran ritual agama Yahudi, agar kaum Yahudi tidak mendatangi museum itu.

Menurut harian Israel Haaretz versi online, pemakaman warga Muslim yang diambil alih oleh Israel untuk membuat areal parkir dan lokasi museum, sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Otoritas Israel menggali ratusan makam warga Muslim untuk keperluan pembangunan museum yang didanai oleh organisasi lobi Yahudi yang berbasis di AS, Wiesenthal Center.Tulang belulang dari makam-makam tersebut akan dikuburkan kembali di tanah yang tersisa dari pembangunan museum itu.

Ormas-ormas Islam di Israel memprotes pembangunan museum tersebut dan sudah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Israel. Menanggapi gugatan itu, pihak pengadilan berdalih bahwa pengelola museum tidak melaporkan adanya komplain dari komunitas Muslim ketika pemakaman dialihfungsikan menjadi areal parkir dan museum.

Para aktivis dari Komite Israel Anti-Penggusuran Rumah Palestina, tokoh Partai Meretz, Meir Margalit yang juga anggota Dewan Kota Yerusalem dan CEO Israel-Palestine Center for Research and Information, Gershon Baskin kemudian berinisiatif untuk menghentikan pembangunan museum tersebut.

Margalit dan Baski melobi tokoh Yahudi dari Partai Shas, Meir Sheetreet agar mendukung inisiatif itu. Sheetreet menyatakan siap mendukung upaya menghentikan "Museum Toleransi", tapi ia minta Margalit dan Baskin meminta jaminan dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk tidak mengganggu gugat makam Yusuf di kota Nablus, Tepi Barat.

Atas permintaan itu, Kepala Kantor Abbas, Rafik Al-Husseini sudah mengirimkan surat pada para aktivis Israel bahwa makam tersebut akan dilindungi sesuai perjanjian Oslo, perjanjian damai yang ditandatangani antara pihak Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Dalam suratnya, Al-Husseini juga meminta agar Israel menghormati tempat-tempat suci milik warga Muslim, termasuk pemakaman Muslim yang diatasnya akan dibangun museum Israel. (ln/IMEMC/eramuslim/fn)




Lainnya:

.GERAKAN INTERNASIONAL PALESTINA KECAM TENTARA ISRAEL SERANG KAPAL "SEMANGAT KEMANUSIAAN"
2009-07-01 21:59:16

.ISRAEL INTEROGASI AKTIVIS KAPAL SPIRIT OF HUMANITY
2009-07-01 19:58:45

.ZIONIS PERPANJANG PENAHANAN ANGGOTA DEWAN KOTA NABLUS
2009-07-01 12:56:31

.PALANG MERAH INTERNASIONAL: WARGA GAZA MASIH SANGAT MEMPRIHATINKAN
2009-07-01 12:36:09

.AKTIVIS TURKI PROTES KUNJUNGAN SIMON PERES KE AZERBAIJAN
2009-06-30 16:40:44