Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















SHIMON PERES: 57 NEGARA ARAB DAN NEGARA MUSLIM SIAP AKUI NEGARA ISRAEL
2009-07-02 13:07:41

kispa.org - Kabar buruk datang dari konferensi antar-agama di Kazakhstan. Konferensi yang dibuka tadi pagi itu, Shimon Peres, presiden Israel, secara terang-terangan mengatakan bahwa saat ini 57 negara Arab dan negara Muslim seluruh dunia sudah siap untuk mengakui negara Israel.

Hal ini disampaikan oleh Peres ketika menjadi key-note speaker (pembicara utama) dalam konferensi itu (01/07) tadi pagi. Konferensi ini sendiri dilaksanakan selama dua hari sampai besok di Astana, ibukota Kazakhstan.

“57 negara arab dan negara Muslim lainnya sudah menyatakan kesiapannya.” begitu ujar Peres. “Ini adalah sebuah perubahan besar untuk perdamaian, dan semua negara Arab dan negara Muslim bisa ikut dalam menciptakan perdamaian dan keadilan.”

Ucapan Peres ini tampaknya semakin membuka bagaimana dukungan penguasa negara-negara Arab dan Muslim selama ini kepada Israel. Ini juga mungkin yang menjadi jawaban mengapa negara-negara Arab seluruhnya diam tak melakukan apapun ketika Israel melakukan invasi ke Gaza pada Januari lalu dan menewaskan lebih dari 1500 orang, dan lebih dari separuh di antaranya bayi dan anak-anak kecil.

Dalam pidatonya itu, Peres juga secara terbuka mengundang Raja Abdullah Arab Saudi untuk mengunjungi Israel, atau sebaliknya Saudi mengundang Israel ke Riyadh. Yang lebih mencengangkan, Peres juga mengemukakan sepak-terjang Raja Abdullah Yordania dalam mendukung gerakan pengakuan negara Israel. “Raja Abdullah Yordania bahkan sudah mengharapkan Saudi menjadi pihak yang mengambil inisiatif sebagai pelopor dalam proses pengakuan negara Israel.” (sa/ynet/eramuslim/fn)




Lainnya:

.PEMAKAMAN WARGA MUSLIM DIAMBIL ISRAEL UNTUK AREAL PARKIR DAN MUSEUM
2009-07-02 13:02:09

.GERAKAN INTERNASIONAL PALESTINA KECAM TENTARA ISRAEL SERANG KAPAL "SEMANGAT KEMANUSIAAN"
2009-07-01 21:59:16

.ISRAEL INTEROGASI AKTIVIS KAPAL SPIRIT OF HUMANITY
2009-07-01 19:58:45

.ZIONIS PERPANJANG PENAHANAN ANGGOTA DEWAN KOTA NABLUS
2009-07-01 12:56:31

.PALANG MERAH INTERNASIONAL: WARGA GAZA MASIH SANGAT MEMPRIHATINKAN
2009-07-01 12:36:09