PENGUNGSI PALESTINA DI BRAZIL MENYEDIHKAN
2009-10-22 15:48:28
kispa.org - Brazil - Sejumlah pengungsi Palestina di ibukota Brazil, mengeluhkan kondisi mereka akibat perundingan setengah hati Amerika untuk urusan pengungsi dengan pemerintah Brazil. Mereka sangat lambat merealisasikan janji-janjinya khususnya terkait jaminan kesehatan dan bantuan sosial dan pendidikan.
Sejak kedatangan mereka ke Brazil, sering kali mereka melakukan aksi demo di depan kantor perundingan pengungsi, menuntut pemindahan mereka ke Negara lain yang dapat menjamin hak-hak dan memenuhi kebutuhan mereka. Mereka mengeluhkan tidak adanya pelanan kesehatan yang memadai, hingga seorang kakek Palestina, Hamdan Mahmud Senin (18/10) meninggal, akibat lemahnya pelayanan kesehatan.
Sementara itu, menurut pejabat informasi Ikatan pengungsi Palestina Irak, Mahir Hijazi dalam pernyataan persnya yang dilansir infopalestina Rabu (21/10) mengatakan, sejumlah pengungsi Palestina yang dikirim ke Brazil sangat kurang bantuannya, akibat pencurian yang dilakukan sejumlah oknum yang menyunat bantuan bulanan mereka. Mereka juga tidak mampu bersosialisasi dengan masyarkat sekitar. Kerap kali mereka mendapat kesulitan , seperti kasus pencurian dan pengambilan harta miliknya. Disamping itu, mereka juga tidak mendapatkan kesempatan kerja yang layak, untuk memenuhi kebutuhanya. Mereka saat ini hanya mengandalkan sumbangan dari sana sini saja. Para pengungsi mengadukan kaburnya para juru runding urusan mereka dari tanggung jawabnya. Bahkan kantor perundingan meminta kepolisian Brazil untuk menangkap salah seorang demonstran.
Di sisi lain, pengungsi mengeluhkan perlakuan kedubes Palestina di Brazil yang lepas tangan atas penderitaan mereka. Para pengungsi pernah meminta dubes Palestina untuk Brazil agar melakukan tangung jawabnya terhadap warganya yang terkatung-katung di negeri orang. Karena sudah menjadi tanggung jawabnya melindungi warganya.
Mereka menghimbau lembaga HAM internasional untuk secepatnya mengakhiri penderitaan mereka dan menjamin kehidupan yang layak, agar suatu saat mereka dapat kembali ke tanah airnya di Palestina. Mereka meminta pemerintah Brazil dan juru runding pengungai untuk memperlakukan mereka sebagai manusia yang berhak hidup di muka bumi ini.
Sebelumnya pemerintah Brazil menerima 120 pengungsi Palestina yang berimigrasi dari Irak akibat perang Amerika tahun 2003 di pengungsian Ruwasyid perbatasan Irak-Yordania. Mereka semua telah berpindah ke Brazil pada tahun 2007. (asy/infopal/fn)
Lainnya:
.ENTITAS ZIONIS TURUN 47 TINGKAT DARI NEGARA YANG MENERAPKAN KEBEBASAN PERS DI DUNIA
2009-10-21 16:54:49
.ALEG PALESTINA HAFAL AL QUR'AN
2009-10-20 08:11:32
.KEMENANGAN PALESTINA DI AL AQSHA
2009-10-20 07:57:45
.EKSTRIMIS YAHUDI AKAN SEWA INSINYUR UNTUK MEMINDAHKAN MASJID AL AQSHA DAN KUBAH BATU AL SHARIF KE MAKAH
2009-10-17 06:57:50
.SETELAH 61 TAHUN, PERJUANGAN RAKYAT PALESTINA UNTUK SHALAT DI MASJID
2009-10-15 20:01:59






.jpg)









