Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















POLISI DUBAI: NETANYAHU AKAN DITANGKAP, JIKA MOSSAD YANG MEMBUNUH MABHUH
2010-02-05 09:59:46

kispa.org - Kepala Kepolisian Dubai Dahi Khalfan menyatakan bahwa Dubai akan membuat surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, jika ternyata terbukti bahwa agen Israel Mossad berada di belakang pembunuhan salah satu pemimpin Brigade Al-Qassam sayap militer Hamas, Mahmud Mabhuh baru-baru ini di Dubai, menurut laporan dari Radio Tentara Israel.

Khalfan mengatakan bahwa Netanyahu akan menjadi yang orang pertama yang akan ditangkap, sejak dia menandatangi keputusan untuk melaksanakan pembunuhan terhadap Mabhuh, karena menurut hasil penyelidikan, terbunuhnya Mabhuh mengikuti metode yang identik dengan cara kerja agen Israel Mossad dalam melakukan pembunuhan.

Khalfan pada hari Rabu yang lalu memperingatkan intelijen internasional yang telah bekerja secara rahasia dan harus berada di belakang pihak berwenang di Dubai.

Khalfan mengatakan bahwa ancaman ini juga berlaku untuk semua badan intelijen di dunia, apakah Mossad atau Hamas atau yang lainnya.

"Tapi kami percaya bahwa kami di Dubai tidak akan mengjinkan untuk melakukan operasi apapun terkait untuk serah terima senjata, dan jika Mabhuh tertarik mengadakan pertemuan dengan para pejabat Iran di Dubai, dia sebaiknya melakukannya di Syria atau di Iran itu sendiri," kata Khalfan menambahkan.

Khalfan menolak untuk mengidentifikasi tersangka insiden pembunuhan tersebut, dan ia menyangkal tuduhan sebagain pihak bahwa pembunuh petinggi Hamas telah memasuki Dubai bersama dengan kedatangan menteri Israel Uzi Landau selama kunjungannya ke Dubai baru-baru ini. (eramuslim/fn)




Lainnya:

.SILATURRAHIM UTUSAN DARI NEGERI PALESTINA
2010-02-04 14:28:40

.ISRAEL DORONG TIMUR TENGAH KE ARAH PERANG
2010-02-04 14:18:03

.PEJABAT SENIOR FATAH KUNJUNGI HAMAS DI JALUR GAZA
2010-02-04 14:11:22

.TIM KESEBELASAN MESIR TIDAK MENGGUBRIS UNDANGAN KESEBELASAN ISRAEL
2010-02-03 14:37:42

.LEMBAGA TINGGI ISLAM AL QUDS: KOTA AL QUDS DALAM BAHAYA BESAR
2010-02-03 13:30:43